Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 5 Okt 2022 03:08 WIB ·

Tingkatkan Produktifitas Usaha Telur Asin, Dosen FE-Unsam Latih Teknologi Pemanfaatan Asap Cair


 Tim PKM bersama Kelompok Bina Usaha. Perbesar

Tim PKM bersama Kelompok Bina Usaha.

Wartanusa.id – Aceh Tamiang | Tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Samudra (FE-Unsam) melatih teknologi pemanfaatan asap cair dalam meningkatkan Produktivitas Telur Asin Omega-3 pada kelompok “Bina Usaha” di Desa Teluk Kemiri, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang.

Ketua Tim PKM, Muhammad Salman, SE, M.Si, Ak, CA didampingi anggota Safrizal SE, M.Si. dan Muhammad Zeki, ST, MT kepada wartanusa.id, Selasa (04/10/2022) mengatakan kegiatan tersebut dilakukan selama 3 bulan, dari Juli sampai dengan September 2022.

Dijelaskan Salman, kegiatan PKM ini terdiri dari beberapa tahap, diantaranya sosialisasi tentang penggunaan asap cair pada proses pembuatan telur asin dan manajemen pemeliharan itik kandang yang sehat dengan menggunakan asap cair.

Setelah itu diadakan pelatihan cara pembuatan telur asin dengan menggunakan asap cair.

Selain itu, kegiatan lainnya adalah perbaikan kandang itik dan pengadaan bibit itik pada mitra, yaitu kelompok usaha “bina usaha”, desa Teluk Kemiri.

Menurutnya, penggunaan asap cair pada proses pembuatan telur asin dapat meningkatkan kualitas telur asin. Asap cair bermanfaat sebagai bahan pengawet, dapat mengurangi resiko kerusakan Omega 3 pada telur ketika proses pengasinan dan kualitas rasa yang dihasilkan juga lebih baik.

Asap cair yang digunakan merupakan kualitas grade A, yang bahan bakunya berasal dari tempurung kelapa.
Asap cair juga bisa dipakai untuk penyemprotan kandang bebek dan sekitarnya, sehingga lingkungan kandang lebih steril dari penyakit.

Ditambahkan Safrizal, pada kegiatan PKM kali ini, asap cair yang digunakan kualitasnya lebih rendah dari yang dipakai sebagai pengawet makanan.

Ke depannya diharapkan akan ada pengabdian lanjutan sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan pada mitra PKM ini.

“Kalau volume produksinya sudah lebih tinggi, dan kebutuhan asap cair sudah meningkat, mudah-mudahan pada PkM berikutnya bisa diusulkan pembuatan peralatan produksi asap cair,” pungkas Safrizal.

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respon Aksi Warga, Wali Kota Langsa Pastikan Penyaluran Bantuan Banjir Sesuai Ketentuan

30 April 2026 - 22:30 WIB

PEKA Malaysia dan IAIN Langsa Giat Trauma Recovery untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

30 April 2026 - 21:22 WIB

Wali Kota Langsa Peusijuk 205 Jamaah Calon Haji

30 April 2026 - 20:45 WIB

2.200 Petani Terima Benih Padi, Jeffry Sentana: Ketahanan Pangan Menjaga Stabilitas Ekonomi

29 April 2026 - 20:42 WIB

Penyerahan simbolis benih padi oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana kepada kelompok tani.

Lindungi Hak Desil, Gampong Alue Pineung Timue Buka Posko Pengaduan Masyarakat

29 April 2026 - 11:57 WIB

Rektor IAIN Langsa Tegaskan Komitmen Lingkungan dalam Forum UI GreenMetric 2026 di Yogyakarta

29 April 2026 - 11:54 WIB

Trending di Aceh