Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 27 Apr 2020 15:40 WIB ·

Relawan C-19 Langsa Desak Gampong Segera Bentuk Posko


 Teks: Jubir Relawan C-19 Langsa, Ray Iskandar, SE, di Sekretariat PWI Kota Langsa. Senin (27/04/2020). Perbesar

Teks: Jubir Relawan C-19 Langsa, Ray Iskandar, SE, di Sekretariat PWI Kota Langsa. Senin (27/04/2020).

Wartanusa.id – Langsa | Relawan Covid-19 (C-19) Langsa mendesak pihak Gampong segera membentuk posko penanganan, upaya mensikapi perkembangan kondisi di Kota Langsa yang sudah masuk zona kuning dan letak geografisnya sangat dekat dengan daerah pandemik.

Demikian disampaikan Juru bicara (Jubir) Relawan C-19 Langsa, Ray Iskandar, SE, kepada wartanusa.id di Sekretariat PWI Kota Langsa. Senin (27/04/2020).

Dikatakannya, saban hari pergerakan orang ke daerah zona merah tersebut belum bisa  dihentikan.

“Maka, atas kondisi tersebut, Team Relawan Covid-19 mendesak Pemerintah Kota Langsa agar segera membentuk posko Covid-19 di gampong-gampong,” pungkasnya.

Menurut Ray, hal ini dipandang dapat sedikit menghambat lajunya pergerakan orang-orang dari daerah pandemik.

“Jika ada orang yang baru pulang dari luar Kota Langsa segera lapor kepada Geuchik dan Puskesmas setempat,” imbuh Ray.

Selain itu, pihaknya juga meminta Pemko Langsa melalui MPU, DSI dan pihak terkait lainnya agar dapat membuat keseragaman materi Khutbah Jum’at, Taraweh dan lain-lain bila berbicara tentang waspada Covid 19. Ini penting agar tidak salah paham dalam masyarakat.

Terkait corona virus ini, ulama dan umara harus berpandangan yang sama, hal ini dalam rangka untuk memudahkan penanganan masalah tersebut ditengah-tengah masyarakat,” kata Ray.

Dan yang tidak kalah penting lagi, meminta kepada Pemko Langsa melalui Dinsos agar  dapat segera membagikan bantuan dari Pemerintah Aceh ke masyarakat. Ini juga agar segera terhentinya polimik yang berkembang dalam masyarakat.

Untuk selanjutnya, meminta Dinas Perhubungan sudah mulai mendata pemilik usaha taksi dan mendata tujuan penumpang. Ini dinilai penting agar kita dapat mengambil langkah antisipasi.

Dengan demikian, Geuchik melalui Posko Covid-19 Gampong dapat bertindak tegas membubarkan segela bentuk keramaian dan balap liar yang ada diwilayahnya.

“Intinya segala bentuk aktifitas warga yang menjurus untuk keramaian harus diawasi, dan laporkan kepada pihak terlait,” tukasnya.

Terakhir, Team Relawan C-19 Langsa meminta kepada Pemerintah Aceh dalam hal ini Plt Gubernur Aceh untuk segera mengambil langkah tegas untuk dapat memperketat pengawasan dan pendataan di perbatasan Aceh dan Sumut.

“Ini penting dalam rangka memutus mata rantai virus corona tersebut,” demikian tutup Ray Iskandar mengakhiri.

Artikel ini telah dibaca 130 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respon Aksi Warga, Wali Kota Langsa Pastikan Penyaluran Bantuan Banjir Sesuai Ketentuan

30 April 2026 - 22:30 WIB

PEKA Malaysia dan IAIN Langsa Giat Trauma Recovery untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

30 April 2026 - 21:22 WIB

Wali Kota Langsa Peusijuk 205 Jamaah Calon Haji

30 April 2026 - 20:45 WIB

2.200 Petani Terima Benih Padi, Jeffry Sentana: Ketahanan Pangan Menjaga Stabilitas Ekonomi

29 April 2026 - 20:42 WIB

Penyerahan simbolis benih padi oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana kepada kelompok tani.

Lindungi Hak Desil, Gampong Alue Pineung Timue Buka Posko Pengaduan Masyarakat

29 April 2026 - 11:57 WIB

Rektor IAIN Langsa Tegaskan Komitmen Lingkungan dalam Forum UI GreenMetric 2026 di Yogyakarta

29 April 2026 - 11:54 WIB

Trending di Aceh