Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 30 Sep 2021 13:51 WIB ·

Konser Jambore Daerah Diduga Abaikan Prokes


 Foto : Tangkapan layar video konser musik di acara Jamda yang viral di medsos. Perbesar

Foto : Tangkapan layar video konser musik di acara Jamda yang viral di medsos.

Wartanusa.id – Langsa | Konser musik yang digelar panitia Jambore Daerah Gerakan Pramuka di Hutan Kota Langsa diduga abaikan protokol kesehatan (prokes).

“Selama ini Kota Langsa melarang adanya musik terbuka yang digelar pada malam hari, tapi kenapa di acara jambore diperbolehkan,” kata Mardi Warga Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro kepada wartanusa.id. Kamis (30/09/2021).

Belum lagi, sambungnya, kerumunan yang diakibatkan konser tersebut, sudah jelas melanggar prokes.

“Sementara Pemerintah Kota Langsa menerapkan jam malam, warkop-warkop tempat masyarakat mencari nafkah dipaksa tutup bila melawati jam malam,” ketus Mardi.

“Oleh karenanya, Kami meminta kepada pihak kepolisian, tim yustisi memanggil panitia kegiatan jambore, bila perlu segera proses, karena sudah melanggar aturan yang berlaku dan mengganggu kenyamanan akibat bunyi petasan bunga api,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Jubir Gugus tugas Covid-19, M. Husin mengatakan saat ini dirinya sedang di Banda Aceh, selepas pembukaan sudah jadi tanggung jawab panitia.

“Saya di Banda Aceh, tidak bisa berkomentar banyak,” kata Husin.

Pengelola Hutan Kota, M. Nur (Cek Nu) dikonfirmasi wartanusa.id. Kamis (30/09/2021) mengaku tidak mengetahui rundown keseluruhan acara tersebut.

“Secara umum, sepengetahuan saya jambore daerah ada menggelar pentas seni, tapi mengenai ada menyalakan petasan dan lain sebagainya, kami tidak tahu,” sebutnya.

“Sedangkan, untuk penggunaan fasilitas di hutan kota memang sudah menjadi hak panitia penyelenggara,” pungkasnya.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Jambore Daerah Pramuka, Zufri Effendi yang coba ditemui di Sekretariat pengaduan kegiatan tidak bisa dijumpai.

Menurut, salah seorang petugas di sekretariat. “Besok ketua panitia baru bisa memberikan keterangan,” ucapnya.

Artikel ini telah dibaca 596 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respon Aksi Warga, Wali Kota Langsa Pastikan Penyaluran Bantuan Banjir Sesuai Ketentuan

30 April 2026 - 22:30 WIB

PEKA Malaysia dan IAIN Langsa Giat Trauma Recovery untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

30 April 2026 - 21:22 WIB

Wali Kota Langsa Peusijuk 205 Jamaah Calon Haji

30 April 2026 - 20:45 WIB

2.200 Petani Terima Benih Padi, Jeffry Sentana: Ketahanan Pangan Menjaga Stabilitas Ekonomi

29 April 2026 - 20:42 WIB

Penyerahan simbolis benih padi oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana kepada kelompok tani.

Lindungi Hak Desil, Gampong Alue Pineung Timue Buka Posko Pengaduan Masyarakat

29 April 2026 - 11:57 WIB

Rektor IAIN Langsa Tegaskan Komitmen Lingkungan dalam Forum UI GreenMetric 2026 di Yogyakarta

29 April 2026 - 11:54 WIB

Trending di Aceh