Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Olahraga · 3 Feb 2017 15:12 WIB ·

Ramah Lingkungan, Medali Olimpiade Tokyo Dibuat Dari Smartphone Bekas


 Ramah Lingkungan, Medali Olimpiade Tokyo Dibuat Dari Smartphone Bekas Perbesar

Photo: businesstech.co.za

Wartanusa.id – Selamat tinggal handphone lama, selamat datang medali olimpiade. Begitulah kata yang mungkin tepat menggambarkan medali yang akan dikalungkan kepada para atlet yang berprestasi dalam Olimpiade Tokyo 2020 mendatang. Pasalnya komite penyelenggara Olimpiade Tokyo yang akan berlangsung tahun 2020 di Jepang menyatakan akan membuat medali yang akan dikalungkan kepada para atlet yang sukses meraih tempat tertinggi yang akan terbuat dari material smartphone bekas.

Upaya ini juga sekaligus mengampanyekan agenda Olimpiade Tokyo 2020 yang ramah lingkungan dan keberlanjutan yang menjadi aspek dari cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade.

“Sebuah proyek yang memungkinkan orang-orang Jepang untuk mengambil bagian dalam membuat medali adalah langkah yang sangat baik,” kata direktur olahraga Tokyo Koji Murofushi dilansir BBC Sport.

“Ada batas pada sumber daya bumi kita, sehingga daur ulang ini akan membuat kita berpikir tentang lingkungan,” tambahnya.

Tentunya ini merupakan inovasi yang patut diapresiasi pasalnya bisa mengurangi dampak pencemaran lingkungan akibat sampah elektronik yang tidak bisa didaur ulang kembali. Namun, dengan adanya gagasan dan ide unik membuat medali dari sampah elektronik ini pencemaran lingkungan dapat diminimalisir.

Komite penyelenggara mengatakan butuh sekitar delapan ton sampah elektronik termasuk smartphone untuk didaur ulang kembali dengan berat hasil dua ton yang diklaim cukup untuk membuat sekitar kurang lebih lima ribu medali yang akan diperebutkan pada setiap cabang olahraga di Olimpiade maupun Paralympic (Olimpiade untuk penyandang disabilitas).

Untuk merealisasikan rencana tersebut panitia menyediakan 2.400 kotak yang fungsinya untuk mengumpulkan smartphone atau ponsel tidak terpakai di seluruh Jepang guna mengumpulkan bahan baku untuk membuat medali.

Tokyo ditunjuk untuk menjadi tuan rumah olimpiade setelah Jepang dilanda musibah gempa dan tsunami dahsyat pada tahun 2011 silam. Obor olimpiade diserahkan kepada perdana menteri Jepang secara simbolik saat penutupan Olimpiade Rio musim panas tahun lalu. Pada kesempatan itu perdana menteri Jepang, Shinzo Abe memakai kostum khas animasi dan permainan dari Nintendo Mario Bros yang digadang-gadang akan menjadi karakter ikonik Olimpiade Tokyo 2020 bersama dengan tokoh animasi Jepang lainnya seperti Goku, Naruto, Luffy, dan juga Astro Boy.

(as)

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lumat Buket Meutuah, Alue Merbau Juara Mini Soccer Forkopimcam Langsa Timur

13 Februari 2026 - 19:03 WIB

Pertina Langsa Boyong Tiga Medali Pra PORA

13 Juli 2025 - 13:02 WIB

Saifullah Ketua KONI Langsa

5 Juli 2025 - 22:18 WIB

AFK Langsa Jaring Atlet Pra PORA

13 Mei 2025 - 10:26 WIB

Sahabat H. Ilham Pangestu Ramaikan Langsa Open Boat Race

11 Mei 2025 - 22:53 WIB

Atlet Angkat Besi Asal Kota Langsa, Wakili Indonesia pada Kejuaraan AWC di China

1 Mei 2025 - 20:57 WIB

Nadita Aprilia (baju hitam) saat pelepasan Pelatnas oleh Ketua Pabsi Langsa didampingi pelatih.
Trending di Aceh