Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Headlines · 28 Agu 2016 16:19 WIB ·

PGI Prihatin Atas Kejadian Teror Bom di Medan


 PGI Prihatin Atas Kejadian Teror Bom di Medan Perbesar

pgi prihatin atas kejadian bom bunuh diri di medan

Wartanusa.com – Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Golmar Gultom, nenyampaikan keprihatinannya atas kejadian teror bom yang terjadi di Gereja Katolik Stasi Santi Yosep, Medan, pada Minggu (28/8) Pagi. Ia menyesalkan masih adanya upaya oknum-oknum tertentu yang berusaha mengganggu kenyamanan masyarakat dengan melakukan aksi bom bunuh diri tersebut.

“Hal ini adalah bukti meski para pentolan pelaku teroris telah dilumpuhkan, namun aksi-aksi terorisme masih belum dapat sepenuhnya dihentikan,” Ujar Gultom.

Lebih lanjut Gulton menuntut kepada seluruh aparat negara untuk lebih mewaspadai dan dapat mendeteksi aksi-aksi serupa di kemudian hari. “Kami menuntut aparat negara bisa lebih tegas dalam menghadapi kelompol-kelompok radikal, intoleran, hingga kelompok yang melegalkan kekerasan dengan alasan agama,” Tambahnya.

Gultom juga tak lupa mengajak masyarakat ikut dalam mengantisipasi adanya aksi terorisme di Indonesia dengan menolak segala bentuk tindakan yang mengarah kepada gerakan radikal serta intoleran. Menurutnya hal ini tidak akan berhasil jika masyarakat tidak ikut andil dalam menuntaskan permasalah terorisme tersebut.”Masyarakat juga harus ikut melawan terorisme ini dengan tidak memberi tempat dan peluang untuk lahirnya bibit-bibit terorisme,” Tukasnya.

Gultom melihat gerakan-gerakan seperti ini bisa lahir dan bertumbuh akibat dari adanya kemiskinan dan ketertinggalan. Sehingga Ia pun mengimbau kepada seluruh elemen negara untuk lebih serius dalam hal penuntasan kemiskinan. “Karena kemiskinan dan kebodohan merupakan lahan yang subur bagi tumbuhnya kelompok-kelompok radikal dan terorisme,” Kata Gultom.

Meskipun tak menimbulkan korban jiwa, namun kejadian percobaan bom bunuh diri itu telah menyebabkan kepanikan bagi umat kristiani yang sedang menjalankan ibadah di Gereja pada Minggu pagi.

Polisi mengamankan ransel pelaku berinisial IAH (18) berisi bom rakitan yang diduga belum meledak dan beberapa benda tajam lainnya seperti pisau, kampak, dan lain sebagainya. Kini pelaku yang mengalami luka parah disekujur tubuhnya itu sudah berada di Polda Sumatera Utara untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Artikel ini telah dibaca 56 kali

Baca Lainnya

Polemik Desil, Pemuda Muslimin Aceh Usul Gubernur Bentuk Lembaga Khusus Urusan JKA

29 April 2026 - 11:14 WIB

Ketua Pemuda Muslimin Aceh, Dr. Yulizar Kasma.

Pemko Langsa Juara 1 Kategori Pengendali Inflasi Terbaik Se Sumatera

25 April 2026 - 22:02 WIB

Konstatering Putusan Perkara Perbuatan Melawan Hukum oleh PN Langsa Berlangsung Ricuh

23 April 2026 - 17:11 WIB

Rektor IAIN Langsa Hadiri Pertemuan Penguatan Sinergi PTKIN dan Kanwil Kemenag di Jakarta

16 April 2026 - 11:35 WIB

Rudapaksa Anak Kandung, Seorang Ayah di Langsa Terancam 20 Tahun Penjara

14 April 2026 - 11:35 WIB

Rudapaksa Anak Kandung, Seorang Ayah di Langsa Terancam 20 Tahun Penjara

14 April 2026 - 11:32 WIB

Trending di Aceh