Wartanusa.id – Langsa | PT Bank Aceh Syariah (BAS) Cabang Langsa, ditunjuk sebagai bank penyalur uang ganti kerugian lahan jalan tol Binjai-Langsa (Binsa) II tahap lima.
Pimpinan PT BAS cabang Langsa, Lukman Hakim, mengatakan, pembayaran dilakukan untuk tahap lima ditiga gampong (desa).
Dijelaskan, pembayaran ganti rugi untuk masyarakat yang berada di wilayah Gampong Geudubang Aceh, Kecamatan Langsa Baro, Suka Jadi Kebun Ireng dan Gampong Pondok Keumuning, Kecamatan Langsa Lama.
“Total semua pembayaran untuk ganti rugi ditiga gampong ini sebesar Rp59,1 Milyar,” sebutnya usai pembayaran secara simbolis yang dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Langsa, Dr H Marzuki Hamid, MM di Aula Cakra Donya Langsa, Senin (28/06/2021).
Dikatakan, ganti rugi kepada masing-masing pemilik lahan langsung dibayarkan melalui rekening mereka yang telah membuka buku rekening di PT BAS Cabang Langsa.
Data yang telah masuk ke pihaknya, sebanyak 130 bidang tanah yang berada ditiga gampong yakni Geudubang Aceh, Gampong Pondok Keumuning dan Sukajadi Kebun Ireng.
“Saya ucapkan terimakasih kepada Pemko Langsa yang telah memberikan dukungannya dan kepada Lembaga Manajemem Aset Negara (LMAN) yang memberikan kepercayaan kepada PT BAS sebagai penyalur prembayaran lahan ganti rugi tol Binjai-Langsa II tahap lima,” ucapnya.
Lebih lanjut Lukman, mengatakan, PT BAS sebagai bank milik daerah, telah memiliki fitur-fitur yang sejajar dengan bank Nasional. Sehingga, masyarakat tidak perlu lagi memindahkan dananya ke bank lain. Semua sudah tersedia di Bank Aceh Syariah Langsa.
Selain wilayah Aceh, Medan dan daerah lainnya, melalui action-mobile banking dan kartu debit misalnya, nasabah bisa bertransaksi tanpa membawa uang tunai (cashless) dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan smartphone.
Kemudian, produk lainnya juga sangat bersaing, tabungan seulanga yang memiliki fasilitas menukarkan poin dengan hadiah langsung, sampai dengan tabungan sahara untuk membantu nasabah untuk dapat menabung ke tanah suci.
Diharapkan, semoga bank Aceh Syariah lebih dipercaya masyarakat dan mampu bersaing dengan bank syariah maupun bank nasional.
“Alhamdulillah, Bank Aceh Syariah sebagai bank daerah yang mampu bersaing di dunia perbankan nasional,” harapnya.












