Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 2 Jul 2026 09:40 WIB ·

Laju Pertumbuhan PAD Kota Langsa Meroket, Skor 37,62 Persen Secara Nasional Setingkat di Bawah Denpasar


 Penobatan laju pertumbuhan PAD Kota seluruh Indonesia. Perbesar

Penobatan laju pertumbuhan PAD Kota seluruh Indonesia.

Wartanusa.id – Medan | Kota Langsa kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih lonjakan pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) signifikan.

Penobatan diumumkan dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Medan, Rabu (01/07/2026).

Rakernas XVIII APEKSI yang berlangsung pada 28 Juni hingga 04 Juli 2026 mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat” dan dihadiri para kepala daerah dari seluruh Indonesia sebagai ajang berbagi praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

Dalam pemaparan yang disampaikan pada forum tersebut, Kota Langsa tercatat sebagai salah satu dari tujuh kota di Indonesia yang mampu membukukan laju pertumbuhan PAD di atas 30 persen selama periode 2022–2024.

Berdasarkan data yang dipresentasikan, Kota Langsa mencatat pertumbuhan PAD sebesar 37,62 persen, menempatkannya bersama Kota Tanjungbalai, Parepare, Lubuk Linggau, Bima, Denpasar, dan Subulussalam sebagai daerah dengan peningkatan pendapatan asli daerah yang paling menonjol.

Tidak hanya itu, Langsa juga masuk dalam kategori “Kota dengan Lompatan Besar”, yaitu kelompok kota yang memiliki kapasitas fiskal relatif terbatas dengan PAD di bawah Rp500 miliar, namun mampu mencatat pertumbuhan pendapatan yang tinggi melalui inovasi, reformasi birokrasi, serta penguatan tata kelola pemerintahan.

Langsa masuk kategori kota dengan lompatan besar.
Langsa masuk kategori kota dengan lompatan besar.

Dalam paparan tersebut dijelaskan bahwa keberhasilan kota-kota pada kategori ini ditopang oleh sejumlah faktor utama, antara lain reformasi kelembagaan dan penguatan sumber daya manusia berbasis integritas dan kinerja, digitalisasi sistem pembayaran serta pelaporan pajak untuk meningkatkan efektivitas penerimaan, kolaborasi lintas sektor, edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kepatuhan, serta kepemimpinan kepala daerah yang aktif, konsisten, dan berorientasi pada evaluasi berkelanjutan.

Capaian ini menjadi bukti bahwa upaya Pemerintah Kota Langsa dalam memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan penerapan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel telah mendapat apresiasi di tingkat nasional.

Masuknya Kota Langsa dalam kategori “Kota dengan Lompatan Besar” pada Rakernas APEKSI 2026 sekaligus menunjukkan bahwa daerah dengan kapasitas fiskal yang terbatas tetap mampu mencatat kemajuan yang signifikan apabila didukung oleh inovasi, kolaborasi, serta kepemimpinan yang visioner dan berkomitmen terhadap pembangunan daerah.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Nahdatul Ulya Juara 1 Dalail Khairat Festival Santri Meuseuraya II Kota Langsa Tahun 2026

28 Juni 2026 - 20:52 WIB

Tanamkan Tauhid Sebagai Kompas, HMI Langsa Cetak Kader Kritis dan Bijak Bertindak

28 Juni 2026 - 20:16 WIB

Tim URC Polres Langsa Tangkap Pelaku Pelecehan Anak Bawah Umur

26 Juni 2026 - 14:29 WIB

Camat Langsa Lama Lantik Pj Geuchik Seulalah & Meurandeh Dayah

25 Juni 2026 - 16:10 WIB

Muhammad Tarmizi Ditunjuk sebagai Plh Kadis DP3A Dalduk KB Langsa

25 Juni 2026 - 15:27 WIB

Plh Kepala DP3A Dalduk &KB Kota Langsa, Muhammad Tarmizi.

Wali Kota dan Ketua DPRK Langsa Turun ke Pasar, Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Tetap Stabil

25 Juni 2026 - 14:27 WIB

Trending di Aceh