Wartanusa.id – Langsa | Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra bersama Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, SAB dan jajaran turun ke pusat Pasar untuk memantau harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok, Kamis (25/06/2026).
Dalam peninjauannya, Wali Kota berdialog langsung dengan para pedagang guna memperoleh gambaran kondisi pasokan dan perkembangan harga berbagai komoditas strategis.
Menurut Jeffry, pengendalian inflasi tidak cukup hanya melalui rapat koordinasi, tetapi juga harus dibarengi dengan pemantauan langsung di lapangan agar setiap persoalan dapat segera diidentifikasi dan ditangani.
“Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau. Karena itu, pemerintah harus hadir dan mengetahui langsung kondisi pasar,” ujarnya.
Sebelumnya, Wali Kota Langsa membuka Rapat High Level Meeting (HLM) TPID dan TP2DD Kota Langsa Tahun 2026 di Aula Sekretariat Daerah Kota Langsa yang dihadiri Ketua DPRK Langsa, Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Instansi Vertikal, Pimpinan OPD, BUMN dan BUMD, Akademisi serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Jeffry menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan salah satu prioritas utama pemerintah karena berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat dan stabilitas perekonomian daerah.
“Inflasi yang terkendali akan menciptakan iklim usaha yang sehat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota TPID untuk terus memperkuat koordinasi dan meningkatkan pemantauan terhadap ketersediaan pasokan serta perkembangan harga kebutuhan pokok.
Menurutnya, kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat adanya prediksi musim panas berkepanjangan atau El Nino yang berpotensi memengaruhi hasil panen dan pasokan pangan.
Selain pengendalian inflasi, Wali Kota turut menekankan pentingnya percepatan dan perluasan digitalisasi daerah guna meningkatkan efisiensi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.












