Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Headlines · 11 Feb 2017 14:25 WIB ·

Tunggu Keppres Presiden, Badan Siber Nasional Akan Segera Terbentuk


 kompas.com Perbesar

kompas.com

Pembentukan Badan Siber Nasional
kompas.com

Wartanusa.id – Indonesia akan segera memiliki Badan Siber Nasional yang memang sudah lama direncanakan di era Presiden joko Widodo. Peresmian Badan Siber Nasional (Basinas) hanya tinggal menunggu keputusan presiden yang akan mengatur tugas pokok dan funsi dari badan yang akan menanggulangi kejahatan cyber di Indonesia ini.

Marsekal Pertama Sigit Priyono, Asisten Deputi II Bidang Koordinator Telekomunikasi, Informatika, dan Informasi Deputi VII Kemenko Polhukam mengatakan proses untuk pembentukan Badan SIber Nasional sudah hampir rampung termasuk sinkronisasi peraturan dan koordinasi antar divisi cyber dalam pemerintahan.

“Kejahatan cyber meliputi berbagai dimensi, jadi kami akan mencari opsi terbaik yang dapat mengkoordinasikan semua aspek, termasuk badan-badan atau departemen yang sudah memiliki infrastruktur pendukung yang memadai. Hal-hal lain yang berkaitan dengan perencanaan sudah selesai dan sekarang kami sedang menunggu peraturan presiden,” ujar Sigit.

Marsekal Sigit Priyono mengatakan semula pemerintah berencana akan meresmikan Basinas pada bulan Januari tahun ini.

Alasan pemerintah menunda peresmian adalah keterbatasan anggaran, peraturan pembatasan menciptakan organisasi baru dan kesulitan yang berhubungan dengan perekrutan PNS.

Menurut Sigit, sebelumnya Menkopolhukan berencana menggabungkan Basinas dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg).

Pada hari Rabu (8/2), Menkopolhukam Wiranto sempat mengatakan embrio BSN adalah Lemsaneg. Hal itu menurutnya untuk efisiensi anggaran.

“Lembaga yg ditunjuk sebagai embrio Basinas adalah badan (Lembaga) Sandi Negara (supaya ada efisiensi. Jadi sudah ada kantor, sudah ada orang, sudah ada alat, tinggal kita tingkatkan,” ujar Wiranto saat bertemu dengan sejumlah awak media.

Wiranto menegaskan bahwa Basinas akan diisi oleh orang-orang yang kompeten di bidangnya. Sementara itu, Mentan Ryamizard Ryacudu mengungkapkan adanya puluhan ahli Internet dan teknologi informasi atau information technology (IT) untuk membantu tugas Badan Cyber Nasional.

Para ahli IT pun akan mendukung lembaga cyber yang sudah aktif di Kementerian Pertahanan. Menurut Ryamizard, ada Cyber Defense yang menangani pertahanan negara dari ancaman cyber dari luar. “Dulu kita tahu (ada ancaman) saja, tapi tak bisa serang, sekarang kita bisa,” ungkap Ryamizard.

(as)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wali Kota Langsa Laporkan Bantuan Rumah Rusak Pascabanjir, Menko PMK Tegaskan Pendataan Masih Berlanjut

3 Maret 2026 - 22:56 WIB

Tampilan layar video converence, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana bersama Menteri PMK Pratikno.

Wajah Baru PAN Kota Langsa, Melvita Sari Ketua Terpilih

15 Februari 2026 - 18:27 WIB

Rektor IAIN Langsa : Bekerja Untuk Negara Harus Maksimal

7 Februari 2026 - 12:42 WIB

Rapat Kerja IAIN Langsa Fokus pada Transformasi Tridharma Perguruan Tinggi

5 Februari 2026 - 22:40 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Wali Kota Langsa Tegaskan Kesiapan Dukung Program Nasional

3 Februari 2026 - 09:14 WIB

IAIN Langsa Sosialisasi PMB di Sumatera Utara

2 Februari 2026 - 14:22 WIB

Trending di Nasional