
Wartanusa.id – Meskipun layanan antar penumpang berbasis online sudah sangat hati-hati dengan melakukan tindakan prevemtif akan kejahatan dengan mengecek latar belakang mitra atau driver untuk memastikan para driver yang bergabung adalah orang yang dapat dipercaya dan diandalkan. Mengingat layanan antar penumpang berbasis online itu bekerja sama dengan mitra atau driver yang jumlahnya ribuan, ada saja mitra yang lolos dari pantauan dan salah satunya sempat menjadi berita viral akhir-akhir ini.
Sebuah akun Facebook dengan nama Vanny Afrillia pada Sabtu lalu memposting sebuah video saat dirinya tengah menggunakan salah satu jasa layanan antar penumpang online, Go-Car dan membuat viral di sosial media. Go-Jek selaku induk perusahaan dari Go-Car melihat berita ini langsung meminta maaf kepada public atas insiden yang sempat meresahkan tersebut.
Menurut Vanny, dia melakukan order atau memesan Go-Car untuk melakukan perjalanan dari Jakarta Barat menuju Jakarta Timur siang hari itu. Dari kejauhan ia melihat driver yang ia pesan mengemudi dengan sembrono dan menggunakan sirine pada dashboard mobil untuk menyamar seolah-olah membuat mobil dalam keadaan darurat dan bisa melaju ditengah kemacetan.
Vanny juga menambahkan driver Go-Car tersebut juga melontarkan kata-kata kasar seperti “ANJ*NG” kepada pengguna jalan di depannya. Namun tak hanya itu, sang driver juga mengeluarkan sepucuk pistol dan menaruhnya di dashboard mobil.
Pada postingan di akun facebooknya, Vanny juga mengatakan saat itu ia sedang bersama adik perempuannya yang berumur 8 tahun. Saat ia memberitahukan sang driver untuk tidak ngebut dan terburu-buru sang driver langsung menjawab, “Saya orang yang tidak sabaran!” ungkapnya.
Manager Humas Go-Jek, Rindu Widuri Ragilia, telah mengkonfirmasi insiden yang dialami pelanggannya tersebut, tetapi membantah driver Go-Car tersebut membawa pistol asli.
“Itu bukan pistol asli. Itu semacam pemantik api (yang berbentuk seperti pistol),” ujar Rindu kepada media beberapa waktu lalu.
Menanggapi insiden ini yang dilaporkan oleh Vanny, Go-Jek langsung memutuskan kerjasamanya dengan sang driver. Belum ada laporan apakah insiden tersebut dilaporkan ke pihak berwajib atau tidak.
Berikut video yang sempat diabadikan oleh Vanny
(as)

















