Menu

Mode Gelap
PWI Aceh Serahkan Bantuan Kepada Wartawan Korban Banjir Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Headlines · 20 Nov 2019 22:13 WIB ·

Dana Kelurahan Tahap I Diduga Ditilep Oknum Pejabat Kecamatan Lubuk Linggau Barat II


 Dana Kelurahan Tahap I Diduga Ditilep Oknum Pejabat Kecamatan Lubuk Linggau Barat II Perbesar

Lubuk Linggau, Wartanusa.id – Pekerja di Enam Kelurahan Kecamatan Lubuklinggau Barat II Belum Dibayar

Lubuklinggau, Aroma dugaan penyelewengan dana kelurahan kota Lubuklinggau tahap I tahun anggaran 2019 khususnya kecamatan Lubuklinggau Barat II mulai menyeruak dipermukaan publik.

Pasalnya, hasil investigasi wartawan ini bahwa realisasi dana kelurahan kegiatan tahap I yang telah selesai pengerjaannya di bulan Agustus lalu, terindikasi terjadi penyelewengan oleh oknum pejabat lingkungan pemerintahan khususnya dalam Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Berdasarkan data dari koordinator pelaksana kegiatan dana kelurahan kecamatan Lubuklinggau Barat II, David O. Irawan yang tertuang dalam risalahnya bahwa dari dana tersebut dibangun cor beton jalan untuk enam kelurahan di wilayah kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Enam kelurahan dimaksud ialah Kelurahan Bandung Kanan RT. 03, Kelurahan Lubuklinggau Ulu RT. 01, Kelurahan Lubuklinggau Ulu RT. 02, Kelurahan Talang Keputraan RT. 04, Kelurahan Pasar Pemiri RT. 01, dan Kelurahan Pasar Pemiri RT. 02.

Adapun jumlah anggaran yang telah digelontorkan negara untuk enam kelurahan tersebut berjumlah Rp. 515.400.000, namun kenyataan di lapangan banyak terdapat pihak warga kelurahan yang menyediakan jasa tukang dan material bangunan belum sama sekali dibayarkan hingga saat ini.

Upaya komunikasi dengan pihak David O. Irawan sebagai pihak pelaksana dan pihak kelurahan, tetapi keluhanpun sama disampaikan oleh kedua pihak tersebut dengan warga, karena uang tersebut di Kecamatan sudah habis terpakai.

Salah satu korban dari pihak warga yang telah menunaikan kewajibannya namun belum dibayarkan sepeserpun oleh pemerintah sebagai haknya adalah Paud (kepala tukang).

Menyikapi ketidakpastian pembayaran kegiatan dana kelurahan dalam wilayah kecamatan Lubuklinggau Barat II tersebut, Paud dan beberapa warga lainnya akan melaporkan kasus ini.

Jika tidak ada iktikad baik dari pihak kelurahan atau pihak kecamatan, demi penegakan hukum dan pemberantasan mafia dana kelurahan, dalam waktu dekat warga akan menyampaikan pengaduan dan menyerahkan data indikasi penyelewengan anggaran yang melibatkan oknum pejabat kelurahan dan kecamatan ke Polres dan Kejari kota Lubuklinggau. (Rill/FH)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

TNI/Polri di Langsa Apel Siaga Jelang Peringatan Milad GAM

2 Desember 2022 - 17:29 WIB

Satu Rumah di Kuala Beukah Peureulak Ludes Terbakar

2 Desember 2022 - 10:18 WIB

Tiga Siswi SMKN 2 Langsa Raih Juara 1 Tingkat Nasional Anugerah Kihajar 2022

1 Desember 2022 - 20:43 WIB

Ekowisata Hutan Mangrove Langsa Resmi Dibuka Kembali

30 November 2022 - 14:14 WIB

Foto : Kepala BPHL Aceh, Dr Mahyuddin serahkan berita acara pembuatan Koordinat kepada Direktur PT Pekola disaksikan Pj Wali Kota Langsa.

Wisata Mangrove Forest Park Langsa segera Dibuka Kembali

27 November 2022 - 20:11 WIB

Foto : Tower Mangrove, salah satu icon objek wisata Mangrove Forest Park Langsa.

Polres Langsa Ringkus Dua Pria Bawa Ganja Kering 10 Kg

25 November 2022 - 14:15 WIB

Trending di Aceh