Sumedang, Wartanusa.id – Jelang Pergantian Tahun 2019 ke tahun 2020 Pemkab Sumedang laksanakan Event besar, hadirkan warna baru sekaligus memberikan hiburan bagi Warga Sumedang, Tari Umbul Kolosal tersebut punya makna yang sangat dalam, Selasa (31/12/2019)
Kegiatan tersebut di ikuti oleh 5.555 penari yang tersebar dari wilayah Kabupaten Sumedang dan dilangsungkan di Waduk Jatigede, ikut terlibat dalam acara besar tersebut dari mulai seniman, Budayawan, tokoh masyarakat, Tokoh Agama juga Perangkat Desa.
Ada sorotan menarik dimana kegiatan tersebut banyak peserta yang jatuh pingsan juga kesurupan,yang menjadi penyebabnya adalah para pamilon rata rata berangkat dari Desanya masing masing sekitar jam 01 wib tengah malam, seperti dari Kecamatan Tanjungsari contohnya, istirahat yang kurang dan acara yang telat menjadi salah satu faktor.
Menurut Kades Desa Cijambu Didin Supriyadi, SE mengatakan kepada awak media, walaupun dilanda rasa lelah dan cape tatapi ada kepuasan tersendiri karena ikut mensukseskan salah satu event besar di Kabupaten Sumedang.

Ikut disiagakan pula tak kurang dari 10 armada ambulance milik Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, bahkan para personilnya yang menjadi paling super sibuk mengangkut yang pingsan akibat kelelahan juga kesurupan.
Menurut Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, SE., Tari umbul kolosal merupakan tarian Tradisional khas Sumedang dan salah satu aset potensial Sumedang yang harus di pelihara sekaligus penunjang Pariwisata di Kabupaten Sumedang, Pungkasnya.
Reporter : Oesep Sarwat,S.Pd.I












