Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Headlines · 30 Nov 2019 19:14 WIB ·

Ditjen Pendidikan Islam – UIN SGD Bandung Gelar BC Research Result 2019


 Ditjen Pendidikan Islam – UIN SGD Bandung Gelar BC Research Result 2019 Perbesar

Bandung, Wartanusa.id – Untuk meningkatkan kualitas dan mutu penelitian di lingkungan Kementerian Agama RI, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam dan UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung menggelar Biannual Conference on Research Result (BC Research Result) 2019 pada tanggal 3-5 Desember 2019. BC Research Result 2019 yang diselenggarakan pertama kali ini bertajuk “Enhancing IHE’s research innovation, relevance and impact in responding to Industrial Revolution 4.0” (Meningkatkan inovasi, relevansi dan kebermanfaatan penelitian di PTKI menyongsong era industri 4.0).

Dr. Husnul Qodim, MA. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), didampingi Dr. Deni Miharja, M.Ag, Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan menjelaskan BC Research Result ini direncanakan sebagai even dwitahunan yang akan dihadirkan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam sebagai wujud nyata untuk memberikan penilaian dan akuntabilitas akademik dalam upaya peningkatan inovasi, relevansi dan kebermanfaatan penelitian di PTKI sekaligus mempromosikan hasil-hasil riset yang telah dihasilkan.

“Kegiatan BC Research Result ini berusaha untuk memastikan terinventarisasinya hasil riset yang berkualitas dan menentukan hasil riset yang terbaik di lingkungan PTKI,” tegas Dr. Husnul di ruang kerjanya, Kampus I, Jl. A.H Nasution No 105 Cipadung Cibiru Bandung, Sabtu (30/11/2019).

Menurutnya, salah satu tugas dosen di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) adalah melakukan penelitian. Di samping sebagai salah satu tugas dosen yang menjadi bagian dari tuntutan tridarma perguruan tinggi, “penelitian juga merupakan wujud nyata akan akuntabilitas akademik dosen yang bersangkutan,” jelasnya.

Dengan melakukan penelitian, kekuatan membaca dan mengakses literatur, kemampuan menuangkan gagasan dan pemikiran dalam tulisan, kecerdasan mengungkap masalah dan memberikan solusi dan inovasi secara akademik, serta keluasan jaringan dosen baik internal maupun eksternal kampus sangat teruji melalui penelitian ini.

“Oleh karenanya, hasil penelitian yang berkualitas dan bermutu, indikatornya memiliki aspek inovasi, relevansi dan kebermanfaatan baik untuk kemajuan ilmu pengetahuan maupun kemajuan masyarakat secara umum,” paparnya.

Di lingkungan PTKI, penelitian yang dilakukan oleh dosen sesungguhnya telah demikian nyata besarnya, baik pada aspek kualitas maupun kuantitas yang dihasilkannya.

Dalam amatan sementara, setiap tahun diperkirakan terdapat 4.000-an (empat ribuan) hasil riset yang dihasilkan. Dengan hitungan, jika setiap PTKIN yang sebanyak 58 kampus itu rata-rata 65 judul riset yang dibiayai dari masing-masing satker PTKIN, maka berjumlah 3.770 judul.

Selain itu, 400-an judul yang dibiayai oleh satker direktorat, sehingga total berjumlah 4.170 judul riset yang dibiayai atas DIPA Kementerian Agama. Belum lagi, riset berbasis tesis dan disertasi yang setiap tahun atau per-semester dihasilkannya.

“Tentu jumlah penelitian yang dihasilkan oleh PTKI lebih besar lagi. Namun, hasil riset yang demikian besarnya itu masih dinilai perlu untuk ditingkatkan lebih baik lagi, utamanya dipastikan akan riset-riset yang benar-benar memiliki aspek inovasi, relevansi dan kebermanfaatan yang tinggi,” tandasnya.

Kegiatan BC Research Result 2019 ini bertujuan untuk:

1. Menjadi ajang akuntabilitas akademik atas penggunaan dana penelitian yang disalurkan oleh Kementerian Agama, baik melalui Satker Direktorat PTKI maupun Satker PTKIN.

2. Menginventarisasi dan menentukan sejumlah hasil penelitian terbaik yang memiliki kebaharuan (novelty), inovasi, dan kebermanfaatan baik dalam pengaruh luas di masyarakat, dasar pijakan kebijakan, maupun ditindaklanjuti oleh dunia Industri dan/atau pengabdian kepada masyarakat.

3. Mempublikasikan, mendiseminasi, dan mensosialisasikan hasil-hasil penelitian di lingkungan PTKI kepada para pemangku kepentingan.

Kegiatan BC Research Result 2019 ini diharapkan dapat menghasilkan:

1. Terpilihnya lima hasil penelitian terbaik tingkat nasional pada tema atau judul penelitian yang terkait dengan: Studi Islam/ tafaqquh fiddin; Integrasi keilmuan; Moderasi beragama; Bidang sosial humaniora; Bidang sains dan teknologi;

1. Tersedianya draft naskah buku “Ensiklopedi Riset Terbaik” Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

3. Terpublikasinya hasil riset terbaik melalui media elektonik dan/atau media lainnya.

Mengenai tahapan kegiatan BC Researh Result yang harus dilalui dosen pendaftaran pada laman Diktis Kemenag, diseleksi dan mengikuti paralel session.

“Peserta yang berhasil mendaftar sampai batas waktu terakhir tanggal 28 Nopember 2019 kemarin mencapai 107 peneliti terbaik yang terdiri dari 29 PTKIN dan 10 PTKIS. Dari 107 peneliti ini akan diseleksi oleh panitia pusat Diktis Kemenag RI menjadi 77 peneliti terbaik mewakili bidang ilmu yang dilombakan. Setelah terseleksi maka dari 77 peneliti tersebut akan diundang utukk mengikuti paralel session pada kegiatan BCRR di kampus UIN SGD Bandung yang pada akhirnya akan terseleksi dan melahirkan 25 peneliti terbaik,” jelasnya.

Pada malam puncak tanggal 4 Desember 2019, “Selain memberikan apresiasi terhadap 5 peneliti terbaik hasil keputusan dewan juri, Diktis Kemenag RI juga akan memberikan apresiasi terhadap pengelola jurnal di lingkungan PTKIN dan PTKIS yang berhasil meraih akreditasi Nasional Sinta 1 dan 2,” paparnya.

Baginya, kegiatan BC Research Result 2019 ini diharapkan dapat menghasilkan:

1. Terpilihnya lima hasil penelitian terbaik tingkat nasional pada tema atau judul penelitian yang terkait dengan: Studi Islam/tafaqquh fiddin; Integrasi keilmuan; Moderasi beragama; Bidang sosial humaniora; Bidang sains dan teknologi;

2.  tersedianya draft naskah buku “Ensiklopedi Riset Terbaik” Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

3. Terpublikasinya hasil riset terbaik melalui media elektonik dan/atau media lainnya.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan BC Research Result 2019 diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan mutu penelitian dosen PTKIN dan PTKIS, sehingga melahirkan peneliti terbaik yang memberikan kontribusi positif pada kemajuan ilmu pengetahuan dan kemajuan masyarakat di Indonesia,” pungkasnya. (yopi)

Artikel ini telah dibaca 91 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mulai 08 Juli 2026, Warga Kota Langsa Bisa Daftar Nikah Gratis di Pendopo

5 Juli 2026 - 22:19 WIB

Mahar Nikah Gratis Kota Langsa.

Tim PKM Dosen USCND dan STIM Pase Wujudkan Inovasi Produk Unggulan UMKM di Kota Langsa

18 Juni 2026 - 20:54 WIB

Pembekalan pada produk dendeng jantung pisang di Gampong Sidodadi.

Pascasarjana IAIN Langsa Sosialisasi PMB di Kabupaten Langkat

5 Mei 2026 - 14:36 WIB

Polemik Desil, Pemuda Muslimin Aceh Usul Gubernur Bentuk Lembaga Khusus Urusan JKA

29 April 2026 - 11:14 WIB

Ketua Pemuda Muslimin Aceh, Dr. Yulizar Kasma.

Pemko Langsa Juara 1 Kategori Pengendali Inflasi Terbaik Se Sumatera

25 April 2026 - 22:02 WIB

Konstatering Putusan Perkara Perbuatan Melawan Hukum oleh PN Langsa Berlangsung Ricuh

23 April 2026 - 17:11 WIB

Trending di Aceh