Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 9 Mar 2025 03:12 WIB ·

Tunda Pengangkatan CPNS dan PPPK, Pemuda Syarikat Islam Minta Presiden Copot Menpan-RB


 Tunda Pengangkatan CPNS dan PPPK, Pemuda Syarikat Islam Minta Presiden Copot Menpan-RB Perbesar

Wartanusa.id – Banda Aceh | Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia sayap Pemuda Syarikat Islam Provinsi Aceh Yulizar Kasma meminta Presiden Prabowo mencopot Rini Widyantini Menteri PAN RB menyusul keputusan yang diklaim sebagai kesepakatan dengan DPR RI tentang penundaan pengangkatan Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) ke Oktober 2025 dan PPPK ke maret 2026.

Menurut Yulizar Kasma, tindakan gegabah Rini karna yang bersangkutan tidak mampu memahami kata kunci yang disampaikan oleh Komisi II DPR RI bahwa tahun 2026 maksimal diselesaikan persoalan pengangkatan secara total, bukan penundaan ke Maret 2026.

”Kegaduhan semacam ini seharusnya tidak terjadi, pengangkatan CPNS dan PPPK bisa dilakukan tanpa perlu serentak, tidak urgennya sama sekali penundaan itu yang ada hanya bikin gaduh,” ucap Yulizar kepada wartanusa.id, Ahad (09/03/2025).

Yulizar juga menambahkan bahwa Menteri Rini tidak boleh mencederai semangat Presiden Prabowo untuk menyelesaikan masalah tenaga-tenaga honorer baik bidang kesehatan, pendidikan maupun tenaga teknis agar mendapatkan penghidupan yang layak.

”Ada jutaan tenaga yang lolos CPNS dan PPPK menunggu pengangkatan secepatnya, apakah Mentri Rini tahu bahwa banyak diantara tenaga yang lulus PPPK itu menuju masa pensiun? Apa jadinya kalau dilakukan penundaan sampai setahun,” tegas Yulizar.

Menurut Putra kelahiran Kabupaten Aceh Barat Daya ini, Pernyataan Komisi II DPR RI jelas berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Kementerian PAN RB, tidak ada kesepakatan seperti yang dimaksud Menteri PAN RB, untuk itu perlu ketegasan Presiden Prabowo untuk membatalkan rencana penundaan Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024.

”Presiden Prabowo telah memberikan angin segar untuk tenaga Pendidikan, Kesehatan dan tenaga teknis, kebijakan penundaan dari Menteri Rini jelas merugikan CPNS dan PPPK yang dinyatakan lolos.

Betapa banyak tenaga yang akan dirumahkan karna tidak ada alokasi gaji dari instansi sampai menunggu pengangkatan tahun depan, Presiden Prabowo perlu menyelesaikan kegaduhan ini, kalau perlu copot Rini dari jabatan Menteri PAN RB,” tutup Yulizar Kasma.

Artikel ini telah dibaca 265 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dua Kurir dan Sabu 3.056 Gram Digelandang ke Mapolres Langsa

20 Mei 2026 - 13:01 WIB

Sabtu, Pon Yahya Lantik Pengurus KONI Langsa

19 Mei 2026 - 23:04 WIB

Pergub JKA Dicabut, Geubrak: Mahasiswa Menang

19 Mei 2026 - 11:57 WIB

Wahyu Ramadana saat aksi di Kejari Langsa.

Mualem Cabut Pergub JKA

18 Mei 2026 - 15:14 WIB

Jelang Idul Adha 1447 H, Pemko Langsa Gelar Pasar Murah

18 Mei 2026 - 14:22 WIB

Banjir Rob Rendam Ratusan Rumah Warga Pesisir Kota Langsa

17 Mei 2026 - 15:21 WIB

Trending di Aceh