Proyek Buka Jalan Baru Tanpa Papan Informasi, Kontraktor Akui Aspirasi Ketua DPRD Kerinci

Proyek Buka Jalan Baru Tanpa Papan Informasi, Kontraktor Akui Aspirasi Ketua DPRD Kerinci

Jakarta, Wartanusa.id – Terkait soal proyek siluman tanpa papan nama dilokasi buka jalan baru di Desa Lubuk Nagodang, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Kontraktor pelaksana CV Berkah Martha akui ini aspirasi Edminudin Ketua DPRD Kerinci.

Namun kontraktor pelaksana tidak menyebutkan berapa harga transaksi jual beli paket proyek tersebut, yang mesti dia bayar kepada Ketua Dewan terhormat Kabupaten Kerinci.

Dikatakan pelaksana dari CV Berkah Martha, Efiardi kepada wartawan, Rabu (04/12/19) sekitar pukul 11:30 wib, mengakui bahwa paket ini ia dapat dari Ketua DPRD Edminudin karena ini paket aspirasi, dengan nilai kontrak sekitar Rp 189 juta.

“Ya memang ini paket aspirasi ketua Edminudin yang kami laksanakan.” Ditanya soal berapa dia membeli paket buka jalan baru? Jawabnya, Ya belum ada hitungannya, yang penting kami kerjakan dulu,” ujar Efiardi.

Disebutkan lagi oleh pelaksana Efiardi, Buka baru memang gambar awalnya di belakang Puskesmas Lubuk Nagodang bukan lokasi jalan yang telah dibuka dari dana PNPM Kecamatan Siulak.

“Awalnya memang di Puskesmas buka jalan baru. Tapi karena ini disetujui oleh Sekdes dan anggota BPD Lubuk Nagodang, ya kami pindahkan ke jalan PNPM.

“Alasan pindah lokasi mereka minta kami untuk merehab jalan lama itu. Kami buka lebar jalan itu bertambah 1 meter kiri dan kanan.

“Rata – rata lebar jalan menjadi 7 meter dengan panjang 1700 meter, galian 6500 kubik. Tapi sekarang hitungan galian mencapai 11.000 kubik,” ungkap pelaksana Efiardi.

Menurut pelaksana CV Berkah Martha, mereka hanya kerjakan sesuai gambar tanpa menggunakan alat pemadat Vibro dan Gleder. Kerja hanya galian dengan menggunakan alat berat Exskavator.

“Tidak menggunakan Vibro, Gleder karena kontrak hanya galian saja. Parit 110 panjangnya dan panjang jalan 1700 meter,” ungkap Efiardi kepada penulis

Pantauan penulis dilokasi kerja CV Berkah Martha, judul buka jalan baru di Desa Lubuk Nagodang, selain menyalahi aturan pemindahan lokasi tanpa berita acara diketahui Kades Amrinal, pihak kontraktor tersebut ingin kerja gampang dan meraup untung besar.

“Untuk itu, kita selaku pemerintahan Desa Lubuk Nagodang minta proyek buka jalan baru ini diusut tuntas oleh aparat penegak hukum. Agar proyek ini tidak menyalahi judul yang terkesan ”Siluman” ujar Kades Amrinal.

Pihak yang bertanggung jawab bidang Cipta Karya yakni, Alfianto selaku PPK dan Hendri Donel (PPTK) PUPR Kabupaten Kerinci, diminta agar turun ke lokasi kerja bersamaan dengan tim PHO. (FPRN/Agus)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0