Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Jakarta · 20 Jun 2018 10:32 WIB ·

PKI Peradapan Islam Nusantara, Cuitan Lama Gus Yahya Heboh Lagi


 PKI Peradapan Islam Nusantara, Cuitan Lama Gus Yahya Heboh Lagi Perbesar

JAKARTA – Yahya Staquf Katib Aam PBNU dan juga anggota Wantimpres menjadi sosok perbincangan hangat di dunia maya akhir akhir ini, setelah kunjungan kontroversinya ke Israel beberapa waktu lalu, kini KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dihebohkan dengan kicauan nya pada 2014 lalu yang menyebutkan PKI Peradapan Islam Nusantara.

Cuitan di Twitter itu dibuat Gus Yahya pada 8 Februari 2014 jam 7.03. Saat itu, Yahya berkicau soal oraganisasi Islam di Indonesia. Ia menyebut PKI juga termasuk peradaban Islam nusantara.

“Sebagaimana Nahdlatul Ulama, Muhammadiyyah dan Masyumi adalah kekayaan Peradaban Islam Nusantara, begitu pula, PNI, PKI dan Murba!” kicau Gus Yahya di akun Twitter pribainya @Staquf.

cuitan gus yahya di twitter

Kicauan Yahya ini mendapat tanggapan dari warganet. Mereka tidak sependapat dengan pernyataan Gus Yahya. Sebab, PKI merupakan organisasi terlarang di Indonesia.

“Wah Parah masa PKI disebut bagian Peradaban Islam. Silahkan Nilai sendiri,” tulis akun Instagam @mediaoposisi pada keterangan meme berisi cuitan Yahya.

“Dia sepertinya pki yg menyusup ke NU. Padahal jaman dulu santri2 yg dibunuh juga dari NU. Parah itu orang,” komentar @izalmaulana18.

“Ganti presiden, saya yakin yg beginian kagak bakal ada. Cuma di rezim ini bnyak org yg gila,” timpal @angga_khirnando.

“Cuman pertanyaanya, kekayaan peradaban pki pni masyumi ini sebagai apa? Sama halnya masa penjajahan, penjajah belanda juga masuk dalam kekayaan peradaban indonesia. Kalo salah monggo koreksinya,” tandas @maslukhi_05.

Artikel ini telah dibaca 196 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rektor IAIN Langsa Hadiri Pertemuan Penguatan Sinergi PTKIN dan Kanwil Kemenag di Jakarta

16 April 2026 - 11:35 WIB

Junaedhi Mulyono Ketum APDESI Terpilih, Wilda Mukhlis: Semangat APDESI Makin Maju

30 Januari 2026 - 02:38 WIB

Foto usai Munas V, Ketum APDESI Terpilih Junaedhi Mulyono (kiri), Menteri Desa PDT Yandri Susanto (tengah) dan Ketua APDESI Aceh Wilda Muklhlis (kanan). Kamis, 29 Januari 2026.

Kemenag Luncurkan PMB PTKIN 2026, Berikut Jalur dan Jadwal Pendaftarannya

22 Desember 2025 - 14:21 WIB

Integritas dari Desa: KPK Bangun Benteng Antikorupsi di Banten dan Aceh

11 Oktober 2025 - 14:29 WIB

Akhmad Munir Umumkan Susunan Pengurus Lengkap PWI Pusat 2025–2030

16 September 2025 - 12:04 WIB

Gegara Tagih Utang, Faisal Dituduh Memeras, Ini Penjelasan Pengacara!

14 April 2025 - 15:08 WIB

Ilustrasi.
Trending di Jakarta