Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Headlines · 2 Agu 2017 15:11 WIB ·

Pengen Banget ke Mekkah, 5 Orang Ini Rela Jalan Kaki Demi Naik Haji


 Pengen Banget ke Mekkah, 5 Orang Ini Rela Jalan Kaki Demi Naik Haji Perbesar

Wartanusa.id – Setiap umat muslim wajib meyakini rukun Islam kelima yaitu naik haji bagi yang mampu. Biaya untuk sambang ke rumah Allah, Mekkah, memang tak terbilang kecil. Sehingga mayoritas jemaah yang berhasil berangkat adalah muslim-muslim kalangan ekonomi menengah atas. Lalu bagaimana dengan para muslim berekonomi bawah?

Sudah bukan rahasia umum lagi jika sejatinya kelompok tersebut mampu berkunjung ke Baitullah. Dengan niat tulus dan usaha yang gigih Allah ijinkan mereka mencapai rukun Islam kelima tersebut.Seperti halnya yang terjadi pada kelima orang yang rela jalan kaki menuju Mekkah untuk menunaikan ibadah haji berikut ini.

Warga Azerbaijan yang Menempuh Jarak 5.000 KM ke Mekkah

Terinspirasi dari perjalanan haji Shahid Qurbanov, dua calon haji asal Azerbaijan nekat jalan kaki ke Baitullah. Qurbanov sendiri menjadi orang pertama yang naik haji dengan jalan kaki di tahun 2006. Rute yang ditempuh sesuai jejak Qurbanov diperkirakan mencapai jarak 5.000 km. Dimana awal perjalanan mereka adalah dari ibukota Baku kemudian melalui perbatasan Iran. Rute selanjutnya adalah Kuwait hingga di perbatasan Arab Saudi. Shahid Qurbanov menyatakan bahwa perjalanannya menuju Mekkah adalah “perjalanan seumur hidup” karena memerlukan waktu dua bulan untuk sampai di sana.

Senad Hadzic dari Bosnia

Senad Hadzic dari Bosnia
Senad Hadzic dari Bosnia

Kisah pejalan kaki demi naik haji berikutnya adalah pria usia 47 tahun dari Bosnia, Senad Hadzic. Rute sejauh 5.650 km yang ia tempuh penuh dengan ketegangan. Pasalnya ia harus melewati daerah konflik yaitu Suriah. Namun Allah menunjukkan kebesaran-Nya dengan melindunginya dari berbagai gangguan selama perjalanan tersebut. Salah satu kisahnya tatkala sampai di perbatasan Suriah ia terpaksa tawar-menawar dengan petugas imigrasi demi mendapat visa hingga menghabiskan waktu berjam-jam. Kemudian masih bernegosiasi lagi di pos-pos penjagaan militer pemerintah maupun pos pejuang pemberontak.

Hadzic telah berjalan sejauh 5.650 kilometer melintasi tujuh negara, dua gurun, kehabisan uang saku, dan menggendong tas punggung seberat 20 kilogram. Dalam tas punggung tersebut ia membawa kitab suci Alquran dan Injil. Ia yakin Allah bersamanya untuk senantiasa melindunginya. Hal itu terbukti saat orang-orang bersenjata tak berani menembaknya karena ia selalu mengatakan sedang dalam perjalanan menuju Allah dan benar-benar berhasil tiba di Baitullah dengan selamat. Allahu Akbar!

Mochammad Khamim, Pemuda Asal Pekalongan

Mochammad Khamim, Pemuda Asal Pekalongan

Yang baru-baru ini viral adalah kisah Khamim, warga Pekalongan yang merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Ia memiliki kesungguhan untuk berjalan kaki dari Indonesia menuju Masjidil Haram demi menuntaskan rukun Islam. Awal perjalanannya yaitu pada 28 Agustus 2016 lalu. Dan berhasil tiba di Mekkah hampir setahun kemudian tepatnya pertengahan Mei tahun 2017 ini.

Kisah perjalanan Khamim tak luput dari lika-liku gangguan. Ia berkali-kali nyaris dirampok ketika sampai di wilayah pantura Cirebon, Palembang, bahkan di Thailand. Saat di India pun harus melalui jalur memutar yang jauh karena orang jahil menunjukkan arah yang keliru. Sempat ada seorang teman yang menemani perjalanan namun terpaksa berhenti dan pulang karena keadaan keluarga. Selama perjalanan melintas berbagai negara, Khamim menginap di rumah-rumah penduduk setempat bahkan rela tidur di hutan-hutan.

Kini Khamim telah benar-benar tiba di Mekkah setelah menempuh perjalanan sejauh 13.800 kilometer dari kampung halamannya. Ketika berhasil tiba pun Khamim menyempatkan diri berfoto. Tampak kondisinya kurus namun sangat bahagia.

Mukjizat Allah sungguhlah nyata. Dengan dibarengi tekad kuat dan tulus sejatinya keajaiban bisa didapat umatnya. Kisah-kisah inspiratif di atas semoga bisa meningkatkan iman dan semangat kita untuk terus maju menggapai cita-cita di jalan-Nya.

Artikel ini telah dibaca 216 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Korban Banjir Aceh Tamiang Mulai Diserang Penyakit, Butuh Obat dan Air Bersih

8 Desember 2025 - 09:57 WIB

Salah satu titik pasca banjir di Aceh Tamiang.

KOPAZKA Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Banjir Aceh

7 Desember 2025 - 12:47 WIB

Tangani Dampak Banjir, Wali Kota Langsa Salurkan BLT dan Bantuan Pangan kepada Seluruh Warga

4 Desember 2025 - 15:38 WIB

Wali Kota Langsa Distribusi Bahan Makanan pada 102 Dapur Umum

1 Desember 2025 - 17:49 WIB

Wali Kota Langsa Resmikan ATM BPOM Perdana di Indonesia

4 Agustus 2025 - 14:40 WIB

Tersambar Petir, Ibu dan Anak di Aceh Timur Meninggal Dunia

2 Juni 2025 - 07:06 WIB

Trending di Aceh