Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 25 Okt 2024 22:57 WIB ·

Pegiat Kesehatan Minta KIP Aceh Singgung Isu Imunisasi pada Debat Lanjutan Pilkada


 Pegiat Kesehatan Minta KIP Aceh Singgung Isu Imunisasi pada Debat Lanjutan Pilkada Perbesar

Wartanusa.id – Blang Pidie | Terkait dengan debat kandidat Calon Gubernur Aceh 2024-2029 yang diselenggarakan oleh Komisi Independent Pemelihan (KIP) Aceh, pegiat Kesehatan minta KIP Aceh untuk mengarahkan komitmen Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terkait perlindungan anak khususnya imunisasi rutin lengkap.

Hal ini disampaikan oleh pegiat kesehatan Yulizar kasma, yang juga akademisi Kesehatan dari Universitas Teuku Umar. Jum’at malam (25/10/2024).

Menurut Yulizar, cakupan imunisasi anak Aceh dari tahun  ke tahun berkisar 35 – 40 %, tidak melangkahi 50 %. Capain ini sebanding dengan capaian di provinsi di Papua, Papua pengunungan dan beberapa Provinsi lain di kepulauan Papua. Disisi lain penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) terus menjadi ancaman bagi anak-anak Aceh.

“Tahun 2022 Aceh dikejutkan dengan wabah polio, 7 anak-anak Aceh terpapar polio dengan 3 orang bergejala lumpuh layu, belum lagi tren penyakit campak yang menimpa anak-anak Aceh terus terjadi,” ungkap Yulizar

Yulizar menambahkan para calon Gubernur dan wakil Gubernur Aceh jangan hanya disodorkan persoalan kesehatan yang bersifat pelayanan pengobatan (Kuratif) tapi juga pelayanan pencegahan (Preventif) menjadi yang sangat penting untuk difikirkan.

“Perlu komitmen dari calon pemimpin Aceh, agar anak-anak bisa dicegah sakit berat jika terpapar polio, campak, rubella, pertusis, tetanus, Difteri, Peunomonia, diare, juga pencegahan terhadap kangker leher rahim pada remaja putri Aceh.”

Pembangunan manusia bukan hanya di sektor ekonomi tapi juga kesehatan, terutama dalam hal ini kesehatan anak sebagai persiapan menuju indonesia emas 2045 kelak. Anak-anak Aceh harus terlindungi dengan imunisasi, kuat dan terdidik.

“ Konsisten dan komitmen calon pemimpin Aceh sangat penting, tentu kita tidak mau anak-anak Aceh dilahirkan dalam kondisi tuli, katarak, lemah jantung dan susah bicara karna rubela,” tutup Yulizar

Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasca RDP DPRK Langsa, Melvita Sari Desak Satgas dan OPD Terkait Perkuat Kinerja Tim

25 Maret 2026 - 23:02 WIB

Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, SAB.

RDP Penanganan Pascabanjir dengan OPD Terkait, DPRK Langsa Usul Tujuh Rekomendasi

25 Maret 2026 - 21:36 WIB

Dr. Akbar Ditunjuk sebagai Plh Kepala BPBD Langsa

25 Maret 2026 - 15:40 WIB

Momentum Idul Fitri, Jeffry Sentana Minta Maaf kepada Masyarakat Kota Langsa

21 Maret 2026 - 11:32 WIB

Sambutan Wali Kota Langsa Jeffry Sentana sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri di Lapangan Merdeka. Sabtu, (21/03/2026).

Jelang Lebaran, Gampong Baroh Langsa Lama Santuni Puluhan Anak Yatim

17 Maret 2026 - 23:29 WIB

Mualaf di Kota Langsa Terima Zakat dari Baitul Mal

17 Maret 2026 - 14:34 WIB

Trending di Aceh