Menu ✖

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Headlines · 1 Agu 2017 08:22 WIB ·

Miris, 3 Kota di Indonesia ini Diduga Sudah Darurat Gay


 Miris, 3 Kota di Indonesia ini Diduga Sudah Darurat Gay Perbesar

Wartanusa.id – Seperti diketahui, Indonesia selama ini merupakan negara yang tidak pernah pro terhadap LBGT. Sebagai negara yang mayoritas penduduknya muslim, memang sudah sewajarnya menentang penyimpangan tersebut. Namun nyatanya, pelan tapi pasti perkembangan kaum LBGT  terus meningkat dari hari ke hari.

Bahkan, sepanjang tahun 2017 ini, rentetan kasus yang melibatkan kaum gay terus mewarnai media. Meski miris, namun fakta jika Indonesia memiliki banyak kaum gay memang tak bisa ditampik. Dan berikut ini adalah beberapa kota yang diduga sudah darurat gay.

Kasus pesta seks di salah satu hotel Surabaya

Pesta seks yang terjadi di salah hotel Surabaya memang jadi bukti kalau kota tersebut sudah darurat gay.  Saat digrebek, setidaknya ada 14 pria yang sedang menggelar pesta seks. Pada tanggal 30 Mei 2017, Polrestabes Surabaya 14 pria dengan usia dewasa. Mirisnya, ada beberapa nama yang diketahui masih duduk di bangku kuliah. Mereka melakukan pesta tersebut di dua kamar. Pesta tersebut sendiri pada awalnya dari undangan BBM. Seorang yang ingin bergabung dalam pesta tersebut diharuskan membayar 50 ribu hingga 100 ribu. Polisi yang mendapat informasi tersebut akhirnya bergerak cepat dan melakukan penggerebekan.

Pesta seks  kaum gay di tempat fitnes Jakarta

Tak berselang lama dari kasus pesta seks di Surabaya, berita tentang adanya pesta serupa juga terkuak di sebuah ruko Kelapa Gading. Nggak main-main, di lokasi tersebut petugas mengamankan sekitar 141 laki-laki. Sebelumnya, kepolisian memang melakukan pengintaian di lokasi yang dicurigai. Polisi pun menyisir lantai dasar yang difungsikan sebagai tempat fitnes. Ternyata tempat fitnes tersebut merupakan tempat prostitusi sesama jenis terselubung. Setidaknya, dari 141 orang yang terjadi, enam di antaranya merupakan penari telanjang. Menurut keterangan penari, untuk sekali tampil mereka bisa dibayar 1,4 juta.

Grup kampus khusus gay di Malang

Kasus LBGT makin hari makin merebak saja. Kota-kota besar di Indonesia sepertinya mulai Surabaya, Jakarta dan yang terbaru adalah berita dari kota Malang.  Bahkan, di Facebook ada grup khusus dengan nama “Persatuan Gay Universitas Brawijaya Malang”. Diduga grup tersebut digunakan untuk mempermudah kaum gay untuk menjalankan aktivitas. Pihak Universitas Brawijaya sendiri merasa kecewa karena nama kampus mereka disangkut pautkan dalam pembentukan grup aktivitas yang harusnya dilakukan secara pribadi oleh para pelaku. Oleh sebab itu, pihak Brawijaya mengancam akan mengeluarkan siapa saja mahasiswa yang tergabung dalam grup tersebut. Beberapa jenak kemudian, terbongkar beberapa grup di Malang yang juga bertemakan penyimpangan seksual tersebut. Hal tersebut menguatkan pendapat jika Malang sudah dalam kondisi darurat gay.

Itulah tiga kota yang saat ini dikenal darurat gay. Semoga dengan ini, kita makin bisa menjaga pergaulan hingga tak terlibat hal-hal yang melanggar kodrat dan hukum di Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 352 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polemik Desil, Pemuda Muslimin Aceh Usul Gubernur Bentuk Lembaga Khusus Urusan JKA

29 April 2026 - 11:14 WIB

Ketua Pemuda Muslimin Aceh, Dr. Yulizar Kasma.

Konstatering Putusan Perkara Perbuatan Melawan Hukum oleh PN Langsa Berlangsung Ricuh

23 April 2026 - 17:11 WIB

Rudapaksa Anak Kandung, Seorang Ayah di Langsa Terancam 20 Tahun Penjara

14 April 2026 - 11:35 WIB

Rudapaksa Anak Kandung, Seorang Ayah di Langsa Terancam 20 Tahun Penjara

14 April 2026 - 11:32 WIB

Sekolah Bukan Segalanya: Mengapa Pendidikan Karakter Kita Gagal?

31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Zainuddin, Dosen IAIN Langsa

Wali Kota Langsa Laporkan Bantuan Rumah Rusak Pascabanjir, Menko PMK Tegaskan Pendataan Masih Berlanjut

3 Maret 2026 - 22:56 WIB

Tampilan layar video converence, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana bersama Menteri PMK Pratikno.
Trending di Aceh