
Wartanusa.id – Indonesia membidik salah satu negara terkaya di Timur Tengah, Qatar sebagai pasar ekspor baru untuk produk-produk senjata militer, ujar perwakilan diplomat pada Jumat (20/1).
Pelaksana Fungsi Politik Kedubes Indonesia untuk Qatar, Boy Dharmawan mengatakan tentara nasional Qatar, Qatari Armed Forces berencana mengunjungi Indonesia dalam waktu dekat untuk membicarakan kemungkinan membeli senjata militer yang diproduksi oleh Indonesia.
Niat Qatar ini disampaikan dalam pertemuan antara Kepala Pusat Studi Strategis Qatar Armed Forces, Brigjen Hamad Mohammed Al Marri dan dubes Indonesia untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi di Doha.
Dia juga mengundang Dubes Basri untuk menghadiri Konferensi Pertahanan dan Keamanan di Qatar pada 5-6 Maret mendatang dan berjanji akan mempertemukan mantan anggota DPR itu dengan Menteri Pertahanan Qatar Dr. Khalid Bin Mohammed Al Attiyah.
Basri mengaku bangga kepada Khalid Bin Mohammed Al Attiyah yang merupakan mantan pilot tempur Angkatan Udara Qatar seperti Basri sendiri.
Sebagai mantan pilot F-16 pertama di Indonesia, Basri merasa pertemuannya dengan Menteri Pertahanan Qatar nanti berdampak positif kepada peningkatan hubungan pertahanan kedua negara
“Qatar memiliki diversifikasi dalam pasokan persenjataan militernya dan ini kesempatan bagi Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara berkembang lainnya (untuk memenangkan pasar(,” Boy juga menambahkan bahwa hingga saat ini, Qatar tidak hanya mengimpor senjata militer dari negara-negara Barat tetapi juga dari negara-negara berkembang lainnya di Asia seperti Pakistan dan Turki.
Diketahui kerjasama Qatar-Indonesia juga sebelumnya sudah terjalin dimana Qatar juga sudah mengimpor tekstil dari Indonesia untuk seragam militernya.
Boy mengatakan Brigjen Hammad sudah mempelajari produk senjata militer yang diproduksi oleh Indonesia, diantara lain senjata yang diproduksi oleh PT. Pindad, perusahaan perakitan pesawat, PT. Dirgantara Indonesia, dan perusahan perakitan kapal, PT. PAL Indonesia yang juga produk-produknya sudah diekspor ke beberapa negara di ASEAN dan di regional Afrika.
Dia mengatakan delegasi Qatar akan memepelajari tentang sistem persenjataan utama strategis Indonesia dan industri persenjataan selama kunjungannya.
Negara-negara di Timur Tengah mengimpor peralatan militer besar-besaran sekitar USD 150 miliar dalam dekade terakhir. Qatar juga sedang mendiversifikasi pembelian alutsista dari mancanegara.
(as)

















