Rohul, Wartanusa.id – Kegiatan suluk akbar ini, sedianya telah dilaksanakan 7 tahun yang lalu yakni pada tanggal 17 / 18 Juni 2013 M oleh panitia pelaksana peringatan hari kelahiran tuan guru Syeikh Abdul Wahab Roman Al – Kholidi naqsabandi se asia tenggara
Namun oleh karna pembangunan rumah suluk yang sudah di syahkan melalui APBD Kabupaten Rohul tidak kunjung di laksanakan pembangunannya, sehingga kegiatan ini ditunda dalam waktu yang tidak di tentukan, jelas Ismail Hamkaz.M.Si Rokan yang ada saat itu sebagai ketua umum pelaksana kegiatan sekaligus anggota DPRD Kab Rohul.
Insha Allah setelah sholat ashar hari ini jumat tanggal 6 desember 2019 s/d 16 desenber 2019 sebanyak 200 orang jamaah yang direncanakan ikut suluk 10 hari di madrasyah Suluk Rantau Binuang Sakti akan di mulaikan kegiatan suluk ini, Karna semenjak tahun 1985, kegiatan suluk ini tidak petnah dilaksanakan oleh karna bangunan madrasyah suluknya sudah termakan usia.

Sebagai tokoh masyarakat dan penggerak dari pembangunan kembali tempat kelahiran tuan guru syeikh abdul wahab rokan, mengucapkan alhamdulillah kepada Allah dan terima kasih kepada seluruh konponen masyarakat di lubak kepebuhan dan pemkab Rokan Hulu, sehingga pembangunan madrasyah suluk yang saat ini akan di tempati sebagai tempat kegiatan suluk akbar bisa berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan ADAB Kesulukan dari Thariqat Naqsabandi dan bisa serta mampu sebagai pusat kegiatan kesulukan di Negeri Seribu Suluk ini.
Karna daerah kelahiran tuan guru ini telah ditetapkan oleh pemkab Rokan Hulu sebagai wisata Religi di negeri seribu suluk.
Kedepan perlu kita lakukan evaluasi secara meyeluruh sehingga kegiatan suluk ini menjadi agenda tahunan di Rokan Hulu negeri seribu suluk seperti yang dilaksankan di besilam langkat SUMUT.

Karna sudah mendapat restu dari tuan guru Syeikh Hasyil Al Syarwani ( alm ) beliau menyatakan sekali di besilam ( Haul ) sekali di Rantau Binuang Sakti ( hari kelahiran ). Pada saat panitia pelaksana peringatan hari kelahiran tuan guru Syeikh Abdul Wahab rokan al Kholodi Naqsabandi se Asia Tenggara bersilaturrahmi dan minta restu secara ADAB Kesulukan di Besilam Langkat. (Nuri)
















