Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Entertainment · 29 Des 2016 10:01 WIB ·

Jadi Korban Hacker, Kabar Britney Spears Meninggal Ternyata Hoax


 Jadi Korban Hacker, Kabar Britney Spears Meninggal Ternyata Hoax Perbesar

Wartanusa.id – Kabar princess of pop, Britney Spears meninggal ternyata hoax. Berita meninggalnya sang diva sempat menghebohkan jagad dunia maya, Senin lalu (26/12).

Kabar ini bermula dari akun twitter resmi Sony Music yang mencuit di akun twitternya perihal kabar meninggalnya Britney Spears. Dalam cuitannya tersebut, akun tersebut menuliskan “RIP @britneyspears #RIPBritney 1981-2016” dan “Britney spears is dead by accident! We will tell you more soon #RIPBritney.”

tweet britney spears meninggal

 

Perwakilan diva pop itu pun langsung mengklarifikasi kabar perihal jika diva pop Britney Spears meninggal dan menyatakan Britney masih hidup. “Saya menganggap akun mereka (Sony Music) telah diretas (hack),” ujar manajer Britney, Adam Leber.

“Saya belum berbicara dengan siapa pun seperti sebelum-sebelumnya, tapi saya yakin akun tersebut telah diretas oleh para hacker. Britney baik-baik saja dan dalam kondisi yang baik. Ada beberapa penjahat internet belakangan ini yang telah membuat klaim serupa tentang kabar jika Britney Spears meninggal, tetapi belum pernah dari akun twitter resmi Sony Music,” tambahnya.

Atas kejadian ini, Sony Music Entertainment meminta maaf kepada Britney Spears dan seluruh fansnya setelah akun Twitter resmi mereka diretas dan memberikan laporan palsu terkait kematian sang bintang pop itu. Kejadian ini bukan kali pertama menimpa Sony, beberapa tahun lalu divisi perfilman Sony Picture juga pernah diretas oleh beberapa hacker tak bertanggung jawab.

Dua cuitan yang menulis Britney Spears meninggal yang dilakukan oleh hacker melalui akun twitter resmi Sony Music itupun kini sudah dihapus. Masalah ini telah diperbaiki, Sony Music mengatakan dalam sebuah pernyataan, Senin lalu.

Pada akhir 2014 lalu, Sony Pictures di hack oleh kelompok yang menamakan dirinnya Guardians of Peace (#GOP). Dari serangan tersebut sang hacker berhasil mencuri berbagai macam data penting milik Sony Pictures, termasuk beberapa film keren yang belum mereka rilis.

Seluruh data video berkualitas tinggi dari film keren tersebut berhasil dicuri hacker dan diunggah ke dunia maya, membuat siapapun bisa mengunduh dan melihatnya bahkan sebelum versi aslinya dirilis.

Kejadian itu tidak hanya film keren dan serial TV dari Sony Picture yang dicuri, tetapi masih ada banyak dokumen penting perusahaan yang ikut dicuri.

(as)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Korban Banjir Aceh Tamiang Mulai Diserang Penyakit, Butuh Obat dan Air Bersih

8 Desember 2025 - 09:57 WIB

Salah satu titik pasca banjir di Aceh Tamiang.

KOPAZKA Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Banjir Aceh

7 Desember 2025 - 12:47 WIB

Tangani Dampak Banjir, Wali Kota Langsa Salurkan BLT dan Bantuan Pangan kepada Seluruh Warga

4 Desember 2025 - 15:38 WIB

Wali Kota Langsa Distribusi Bahan Makanan pada 102 Dapur Umum

1 Desember 2025 - 17:49 WIB

Wali Kota Langsa Resmikan ATM BPOM Perdana di Indonesia

4 Agustus 2025 - 14:40 WIB

Tersambar Petir, Ibu dan Anak di Aceh Timur Meninggal Dunia

2 Juni 2025 - 07:06 WIB

Trending di Aceh