KOTABANDUNG, Wartanusa.id – Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar sangat mendukung KPID Jabar Award ke 12 Tahun 2019, sebagai bagian dari upaya meningkatkan apresiasi para kreator, insan penyiaran.

Demikian disampaikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri Malam Anugerah KPID Jabar Award ke-12 di The Papandayan Hotel Bandung, Jum’at (6/12/19) malam.

Emil – sapaan karib Gubernur— mendorong KPID Jabar terus memastikan konten- konten yang ada di Jawa Barat positif, mendidik, dan inspiratif.

“Kami tidak mau ada konten -konten negatif, hoaks yang dikirim. Karena masyarakat Jabar menyukai konten-konten penyiaran,” katanya.

Jumlah lembaga penyiaran di Jabar ada sekira 417. Gubernur menitipkan pembinaannya kepada KPID. “Kami mendukung dan tidak hanya membina yang sifatnya juga mengukur tapi mengapresiasi mereka yang berprestasi di malam ini di luar biasa,” tambah Emil.

Ketua Panitia KPID Jabar Penghargaan untuk 12 Tahun 2019 Mahi M. Hikmat berbicara, setelah mendiskusikan lamanya penertiban lembaga penyiaran dengan memberikan hukuman bagi yang membantah, kini memberikan penghargaan bagi lembaga penyiaran yang berprestasi.

Adapun tema Malam Penganugerahan KPID Jabar Award 2019 yaitu, ‘Mengukir Prestasi Anak Negeri Pada Era Digitalisasi Penyiaran Menuju Jabar Juara Lahir Bathin.’

“Para kreator berprestasi, mudah-senang jadi inspirasi bagi kreator lainnya,” kata Mahi.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat Dedeh Fardiah mengatakan, setiap tahun terjadi peningkatan kualitas penyiaran di Jawa Barat, baik dari segi acara maupun konten siaran yang kreatif dan inovatif.

Maka Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat pada tahun ini kembali memberikan apresiasi terhadap karya insan penyiaran yang berprestasi dalam menyuguhkan program siaran baik lembaga penyiaran televisi maupun radio dalam bentuk kegialan KPlD Jabar Award ke-12 tahun 2019. 

“Ini bukan persaingan tapi keberhasilan bangsa Jawa Barat,” tambah Dedeh. (Humas/Agus)