Wartanusa.id – Aceh Timur | Diduga akibat kebocoran dari proses pencucian sumur gas milik PT Medco E&P Malaka, puluhan warga Desa Panton Rayeuk D, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur mengalami keracunan, sesak dan pusing.
Informasi yang dihimpun wartawan, kejadian berlangsung sekira pukul 10:00 Wib, Jumat pagi, (09/04/2021).
Hingga saat ini, UPTD Puskesmas Keude Geurubak telah merujuk 5 Pasien ke Rumah Sakit (RS) di Idi Rayeuk, akibat keracunan yang diduga kebocoran sumur gas PT Medco.
Dua pasien diantaranya telah dirujuk ke RS Graha Bunda yakni Raliah (58) dan Mariana (36). Pasien mengalami muntah darah, sesak dan pusing.
Semetara 40 pasien lainnya masih dalam perawatan Puskesmas dan masih ada kemungkinan untuk di rujuk RS.
Kepala Puskesmas Keude Gereubak Kecamatan Banda Alam, Rasyidin, SKM kepada awak media menuturkan bahwa kedatangan warga sekira pukul 10:00 WIB.
“Warga terus bertambah dan mereka mengeluh sesak, batuk, mual-mual dan muntah sehingga warga yang diduga keracunan akibat menghirup udara bau yang tidak sedap,” ucapnya kepada awak media.
Tim perawatan, tambahnya, langsung menangani pertolongan pertama, hingga kini sudah ada lima orang yang di rujuk ke Rumah Sakit Zubir Mahmud dan Graha Bunda.
“Saat ini sudah lima orang yang dirujuk ke RS Zubir Mahmud dan Graha Bunda,” demikian ungkapnya.
Sementara itu, Humas PT Medco E&P Malaka Blok A. Abdul Hamid kepada wartawan saat di lokasi belum memberikan keterangan langsung terkait hal tersebut. Namun, press rilisnya akan menyusul.
“No Coment Pak. Kami akan berikan press rilisnya nanti, terkait kejadian ini. Prosedur kita. Mohon untuk dimengerti pak,” ujarnya singkat.












