Menu

Mode Gelap
PWI Aceh Serahkan Bantuan Kepada Wartawan Korban Banjir Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Jambi · 31 Jan 2020 17:29 WIB ·

BBM Langka di Kerinci Sungai Penuh, Penyedia Sebut Kurang Armada


 BBM Langka di Kerinci Sungai Penuh, Penyedia Sebut Kurang Armada Perbesar

Bahan Bakar Minyak bersubsidi di lingkup Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci hingga hari ini masih langka. Hal tersebut membuat panik warga Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci dalam mendapatkan BBM semua jenis.

Hingga hari ini Jum’at (31/1/20) masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci tetap tidak mendapatkan bahan bakar minyak untuk kegunaan bertani dan nelayan yang notabene menopang ekonomi Masyarakat.

BBM langka di sungai penuh

Warga Air Hangat Timur, mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak ini, karena ketergantungan masyarakat terhadap BBM sangat tinggi, bahkan disetiap sektor pertanian membutuhkan BBM.

“Sudah sebulan BBM langka, kami tidak tahu apa sebenarnya yang terjadi di dengan kelangkaan minyak ini, padahal kami sangat membutuhkan untuk keladang dan bertani,” ujar Agus.

Jatah perhari di sebuah SPBU dikatakan manajer SPBU Pelayang Raya, Sakdiah kepada wartawan yaitu 14 kl perhari, namun tidak dapat dilakukan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dilingkup Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

“Kasihan masyarakat, dari kota sungai penuh hingga daerah terpencil di Kerinci Sungai Penuh tidak dapat BBM, mereka sangat membutuhkan, bahkan ada mereka yang menangis,” ujar Sakdiah.

Hadi pimpinan PT. Elnusa yang bertindak sebagai kontraktor penyedia dikonfirmasi pewarta mengatakan, “ya, sekarang lagi terkendala dalam memasok minyak ke Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, disebabkan kekurangan armada,” ujar Hadi ringkas.

Alasan yang diberikan oleh penyedia dinilai belum memuaskan, lantaran para petani ini sudah setiap hari datang namun gagal mendapatkan BBM tersebut ketika datang ke SPBU terdekat.

Masyarakat mengharapkan kepada penyedia agar memprioritaskan kepentingan Masyarakat, agar persoalan yang dihadapi oleh masyarakat segera dituntaskan, termasuk pihak penegak hukum dan instansi Pemerintah Daerah. (Red)

Artikel ini telah dibaca 272 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dinkes se Provinsi Jambi Rapat Koordinasi Persiapan BIAN 2022

14 Mei 2022 - 20:28 WIB

Pemerintah Provinsi Jambi Rakor Persiapan BIAN 2022

12 Mei 2022 - 20:38 WIB

Genppari Dorong Ciptakan Hasil Kreatif Sebagai Tambahan Masyarakat Dan Daya Tarik Di Bidang Pariwisata

26 Januari 2020 - 23:20 WIB

Terciduk Saat Hendak Ngamar, Dua Orang Pria dan PSK Diangkut Polisi

17 Januari 2020 - 16:57 WIB

Masyarakat Pematang Lingkung Dihebohkan oleh Oknum Kades yang Berlagak Koboy

3 Januari 2020 - 14:54 WIB

Sangat Tidak Terpuji…!!! Kades Pematang Lingkung Diduga Aniaya Warganya Hingga Masuk Rumah Sakit

26 Desember 2019 - 16:50 WIB

Trending di Jambi