Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Headlines · 26 Agu 2016 16:03 WIB ·

Abu Sayyaf Penggal Kepala Sandera Asal Filipina


 Abu Sayyaf Penggal Kepala Sandera Asal Filipina Perbesar

abu sayyaf penggal kepala sandera asal filipina

Wartanusa.com – Kelompok ekstrimis Abu Sayyaf dilaporkan kembali mengeksekusi seorang sandera nya yang tak lain merupakan warga negara Filipina. Eksekusi ini diduga dilakukan lantaran tenggat waktu pembayaran tebusan yang telah diberikan sudah habis.

Hal ini dibenarkan oleh pernyataan dari Juru bicara militer wilayah Filipina Selatan, Mayor Filemon Tan pada Kamis (25/8). Tan mengatakan militan telah memenggal kepala Patrick James Aldovar yang merupakan warga desa disana pada Rabu(24/8). Kepastian bahwa eksekusi itu telah dilakukan setelah ditemukannya kepala korban tak jauh dari Kota Indanan, Provinsi Sulu.

Tan mengungkapkan kronologis peristiwa tersebut bermula dari penculikan yang dilakukan oleh kelompok ekstrimis Abu Sayyaf kepada Aldovar beberapa waktu lalu tepatnya di Kota Jolo. Karena merasa tak mampu membayar tebusan yang diminta Kelompok Abu Sayyaf, akhir nya keluarga Aldovar tidak bisa memenuhi syarat pembebasan sampai batas waktu yang ditentukan berakhir.

Setelah mendengar bahwa ada warga Filipina yang menjadi korban Abu Sayyaf, membuat Duterte marah besar. Pemenggalan ini menjadi yang pertama baginya sejak dilantik menjadi Presiden Filipina. Duterte sesegera mungkin memerintahkan militernya untuk segera bertindak. Dalam kesempatannya, Duterte mengatakan “Hancurkan pengedar Narkoba, Hancurkan Abu Sayyaf,” Ujarnya.

Akibat dari kejadian pemenggalan tersebut, nasib sandera Abu Sayyaf lainnya semakin terancam. Apalagi masih ada lima orang WNI yang juga menjadi sandera kelompok ekstrimis tersebut meskipun dua diantaranya telah berhasil melarikan diri.

Kelompok Abu Sayyaf kini masuk dalam daftar organisasi teroris oleh Amerika Serikat dan Filipina terkait aksi nya yang semakin membuat resah belakangan ini, seperti pengeboman, penculikan, hingga tak segan memenggal kepala para sanderanya.

Artikel ini telah dibaca 136 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Langsa Laporkan Bantuan Rumah Rusak Pascabanjir, Menko PMK Tegaskan Pendataan Masih Berlanjut

3 Maret 2026 - 22:56 WIB

Tampilan layar video converence, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana bersama Menteri PMK Pratikno.

Wajah Baru PAN Kota Langsa, Melvita Sari Ketua Terpilih

15 Februari 2026 - 18:27 WIB

Jaksa Geledah Dinas PUPR Langsa

2 Januari 2026 - 16:10 WIB

Wali Kota Langsa Ambil Alih Pengelolaan Perumda AM Tirta Kemuning

16 Desember 2025 - 01:58 WIB

Korban Banjir Aceh Tamiang Mulai Diserang Penyakit, Butuh Obat dan Air Bersih

8 Desember 2025 - 09:57 WIB

Salah satu titik pasca banjir di Aceh Tamiang.

KOPAZKA Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Banjir Aceh

7 Desember 2025 - 12:47 WIB

Trending di Aceh