Menu ✖

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Jabar · 28 Mar 2018 21:11 WIB ·

Rencana Proyek Pembangunan DEPO LRT Kabupaten Bekasi Menuai kontroversi


 Rencana Proyek Pembangunan DEPO LRT Kabupaten Bekasi Menuai kontroversi Perbesar

Bekasi | WartaNusa – Rencana pembangunan depo LRT yang ada di desa kampung jati Kecamatan Jatimulya  Tambun Selatan menuai kontroversi,  Pasalnya penggusuran tersebut dinilai hanya keputusan sepihak. Karna Rumah yang  mereka tempati sudah hampir puluh tahun dan rata rata mereka adalah pendatang.

Ada pun warga pribumi yang tinggal di lokasi pembangunan DEPO LRT yang di program kan perintah menolak karena pembayaran nya belum jelas.

Kepala bidang wilayah (BPN) Sri mujiantono mengatakan kepada awak media wartanusa-Selasa 27/03/20118 bahwa dirinya bersama Kapolres, Dandim , dan seluruh jajaran aparat pemerintah  Kabupaten Bekasi dalam rangka pembebasan tanah yang sebelum nya sudah di laksanakan oleh  dinas perhubungan, dari pihak pemerintah Kabupaten Bekasi menerapkan lima pilar diantaranya , Perencanaan, penetapan lokasi, Tim yang solid (pelaksanaan), Koordinasi, serta Qualified dokumen.” Ucapnya.

Menurutnya kebijakan ini sudah di Konfrensasi  oleh gubernur, kalau tidak setuju saat itu sudah di lakukan.

Mereka meminta kepada awak media untuk membantu memberikan informasi yang benar atas apa yang sudah menjadi ketetapan pemerintah dalam melaksanakan Pembebasan lahan yang kurang lebih sekitar 11 hektar.

” Karena lokasi ini sudah di tetapkan sebagai obyek pembangunan DEPO  yang nantinya akan memberikan dampak positif.” Terangnya.

“Dalam pembebasan lahan yang sebagian milik pemerintah/pengairan dan milik pribadi mereka akan tetap melakukan pengukuran guna menilai bangunan serta lahan yang menjadi obyek. Selanjutnya dari tim apresial / penilaian aset untuk menentukan nilainya.” Lanjutnya.

Kapolres  Metro Kabupaten Bekasi Kombes Candra Sukma Kumara juga mengatakan  “saya  pribadi sangat berterima kasih atas soliditas dari semua jajaran yang telah ikut melaksanakan tugas.”

Beliau juga bersyukur pada hari ini dalam pelaksaan  tidak adanya eksen, berkat kesabaran  anggotanya walaupun ada kata-kata yang kurang enak dari masyarakat.

Menurutnya ini sudah menjadi tugas pokok kepolisian. yang nantinya kedepan masih ada tugas-tugas yang lebih beratNamun beliau tetapsemangat dan selalu siaga .Tegasnya.

( suratno)

Artikel ini telah dibaca 84 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

500 Orang di Lingkungan DPRD Jabar Divaksin Tahap Pertama

18 Maret 2021 - 23:19 WIB

Sejak Berdiri, Semua Walikota Cimahi Ditangkap KPK, Sekda: Ini Catatan Bagi Kami

27 November 2020 - 21:46 WIB

KPK Tangkap Walikota Cimahi Serta Amankan Uang Senilai 425 Juta

27 November 2020 - 19:22 WIB

Diduga Terima Suap 8,5 M, KPK Tetapkan Anggota DPRD Jawa Barat Sebagai Tersangka

16 November 2020 - 22:29 WIB

AWDI: Hari Pers Nasional untuk Meningkatkan Nilai-nilai Spiritual Insan Pers

12 Februari 2020 - 00:49 WIB

Solusi Banjir Nagreg Adalah Tugas kita Bersama 

5 Februari 2020 - 10:53 WIB

Trending di Jabar