Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 17 Des 2025 15:32 WIB ·

Rakernas Kemenag RI di Serpong : Rektor Suarakan Bantuan Bencana Aceh


 Rakernas Kemenag RI di Serpong : Rektor Suarakan Bantuan Bencana Aceh Perbesar

Wartanusa.id – Langsa | Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA, mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama RI dalam suasana keprihatinan mendalam atas bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh, termasuk Kota Langsa, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur.

Keikutsertaan Rektor IAIN Langsa dalam Rakernas Kemenag tersebut tidak hanya sebagai agenda rutin kelembagaan, tetapi juga membawa suara keprihatinan dan kebutuhan riil daerah terdampak bencana, khususnya terkait keberlanjutan layanan pendidikan tinggi keagamaan dan perlindungan mahasiswa yang terdampak langsung.

“Rakernas ini menjadi momentum penting untuk memastikan kebijakan Kementerian Agama benar-benar responsif terhadap kondisi lapangan, terutama di daerah yang sedang menghadapi situasi darurat pascabencana,” ujar Prof. Ismail Fahmi di sela-sela kegiatan Rakernas Kemenag RI di Serpong, Tangerang Selatan. Rabu, (17/12/2025).

Ia menegaskan bahwa bencana banjir dan longsor di Aceh telah berdampak serius, tidak hanya pada masyarakat umum, tetapi juga pada mahasiswa dan sarana pendidikan. Karena itu, forum Rakernas dinilai sangat strategis untuk mendorong kebijakan afirmatif, seperti pembebasan UKT, penguatan beasiswa, serta dukungan rehabilitasi sarana dan prasarana perguruan tinggi keagamaan.

Menurutnya, Rakernas Kemenag harus menjadi ruang konsolidasi nasional antara perencanaan program dan realitas krisis yang dihadapi daerah. “Perencanaan pendidikan keagamaan ke depan tidak bisa dilepaskan dari isu kebencanaan, ketahanan sosial, dan kepedulian terhadap kelompok rentan,” tambahnya.

Prof. Ismail Fahmi juga menyampaikan bahwa kehadiran pimpinan PTKIN dari daerah terdampak bencana di forum Rakernas merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan negara hadir melalui kebijakan yang konkret dan berkeadilan.

Rakernas Kemenag tahun ini membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan tata kelola pendidikan keagamaan, peningkatan kualitas layanan publik, hingga isu-isu keberlanjutan dan respons kebijakan terhadap dinamika sosial masyarakat. Dalam konteks tersebut, kondisi Aceh pascabencana menjadi pengingat penting akan urgensi sinergi pusat dan daerah.

“Di tengah duka masyarakat Aceh, kami tetap berikhtiar hadir di forum nasional ini agar suara daerah terdampak tidak terabaikan dalam perumusan kebijakan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Laboratorium Kateterisasi Jantung RSUD Langsa Berhasil Lakukan Tindakan Perdana Angiografi Vaskuler

2 April 2026 - 18:39 WIB

Prodi KPI IAIN Langsa Terakreditasi Unggul

2 April 2026 - 10:03 WIB

Aparatur Gampong Alue Pineung Timue Kompak Verifikasi Rumah Rusak Korban Banjir Tahap 2

2 April 2026 - 09:54 WIB

Sekdes Gampong Alue Pineung Timue Mulqan Afrizan, SH.

Sekolah Bukan Segalanya: Mengapa Pendidikan Karakter Kita Gagal?

31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Zainuddin, Dosen IAIN Langsa

Program S3 Studi Islam IAIN Langsa Resmi Buka Pendaftaran

30 Maret 2026 - 20:51 WIB

Pasca RDP DPRK Langsa, Melvita Sari Desak Satgas dan OPD Terkait Perkuat Kinerja Tim

25 Maret 2026 - 23:02 WIB

Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, SAB.
Trending di Aceh