Menu ✖

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 27 Jan 2021 14:20 WIB ·

Penemuan Kerangka Manusia di Aceh Timur Diduga Korban Konflik


 Penemuan Kerangka Manusia di Aceh Timur Diduga Korban Konflik Perbesar

Wartanusa.id – Aceh Timur | Pada hari Selasa, 26 Januari 2021 sekitar pukul 16.00 WIB di Dusun Meurandeh, Gampong Ulee Blang, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur.

Penemuan kerangka bermula saat Dolisyah, (40) bersama Syahrullah, (40) keduanya warga Dusun Meurandeh, Gampong Ulee Blang, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur sedang melakukan pekerjaan renovasi tambak ikan milik Elmawati, (43) menemukan kerangka manusia yang terbungkus dengan kain mukenah.

Atas penemuanya tersebut selanjutnya Dolisyah memberitahukan kepada Afrizal, (35), Sekdes Gampong Ulee Blang, ia melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Julok Bripka Salamuddin kemudian disampaikan ke Kapolsek Julok AKP Masri Aswara.

Selanjutnya, Kapolsek Julok beserta sejumlah anggotanya menuju ke lokasi kemudiang memasang Police Line di TKP.  Kemudian petugas dari Puskesmas Julok bersama personel Koramil 07/Jlk dan personel Resmob Satreskrim Polres Aceh Timur tiba di TKP pada pukul 18.00 wib sampai dengan pukul 19.30 WIB dilakukan pencarian kerangka manusia tersebut dibantu warga setempat, setelah terkumpul kerangka dibawa ke Meunasah Gampong Ulee Blang guna dibersihkan.

Sekira pukul 19.45 WIB Tim Identifikasi Satreskrim Polres Aceh Timur melakukan pemeriksaan dan pemotretan terhadap temuan kerangka tersebut. Setelah disusun kerangka tersebut terdiri dari dua manusia, satu orang dewasa dan satu orang diperkirakan masih anak anak.

Sekira pukul 20.15 WIB, M. Nasir, (38) warga Dusun Alue Iboh, Gampong Naleung, Kecamatan Julok berkeyakinan bahwa dua kerangka manusia yang ditemukan tersebut adalah jasad M. Yunus dan Mudasir yang merupakan ayah serta adik dari M. Nasir.

Dari barang bukti yang ditemukan dilokasi berupa , baju kemeja, celana kain, jam tangan merk Tajima, dan sepasang kaos kaki, M. Nasir 80% berkeyakinan barang barang tersebut adalah milik ayah dan adiknya hilang pada Bulan Nopember 2003 silam saat bepergian ke sekolah yang pada saat keduanya dinyatakan hilang pada masa konflik, M. Yunus berusia 51 tahun sedangkan Mudasir berusia 11 tahun.

Sekira pukul 20.45 WIB dilakukan shalat jenazah di Meunasah Gampong Ulee Blang dan kemudian kedua kerangka tersebut dimakamkan di TPU Gampong Ulee Blang. Sumber Kapolsek Julok, AKP.Masri Aswara.(Hasan Basri Maken).

Artikel ini telah dibaca 455 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wakil Wali Kota Langsa Lepas Keberangkatan Kontingen Pramuka Jambore Nasional

8 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Empat Mahasiswa FUAD IAIN Langsa Magang Internasional

4 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Lepas Sambut Geuchik, TM Yogi Prahananda: Pelayanan Optimal Menuju Seulalah Baru Juara

3 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Sertijab Geuchik Karang Anyar Dihadiri Anggota DPRK Langsa dan Dua Camat

3 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Sertijab Geuchik Gampong Karang Anyar Kecamatan Langsa Baro.

FUAD IAIN Langsa Sosialisasi Program RPL, Mudahkan ASN dan Praktisi Lanjut Kuliah

3 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa Terima Penghargaan Penyelamatan Arsip Terbaik se Sumatera

3 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Foto bersama Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa, Meilisa Ramandha dengan tim penyelamatan arsip.
Trending di Aceh