Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Headlines · 17 Mar 2020 22:48 WIB ·

Pemerintah Perpanjang Status Darurat Bencana Virus Corona 91 Hari


 Ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Doni Monardo. (foto bfox.co.id) Perbesar

Ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Doni Monardo. (foto bfox.co.id)

Wartanusa.id | Doni Monardo Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 mengeluarkan surat Keputusan Kepala BNPB Nomor 13.A Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.

Perpanjangan Status Keadaan Tertentu ini berlaku selama 91 hari terhitung sejak tanggal 29 Februari 2020 hingga 20 Mei 2020.

“Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di perpanjang sampai 20 Mei 2020,” ujar Doni.

Sesuai dengan UU 24/2007 dan arahan Presiden maka pemerintah daerah mempunyai kewenangan untuk menentukan status keadaan darurat yaitu Siaga Darurat atau Tanggap Darurat. Keppres No. 7 tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga dapat dijadikan acuan.

Melalui akun Twitter resmi BNPB Indonesia, Penetapan Status Siaga / Tanggap Darurat COVID-19 berarti Pemda siap bekerja 24 jam 7 hari dan mengerahkan segala sumberdaya yang ada untuk menyelamatkan rakyat di daerahnya dari penyakit corona virus (Covid-19).

Sejak pengumuman pertama kasus Covid-19 pada awal Maret 2020, setidaknya sudah ada 134 kasus per Senin (16/3/2020). Dari 134 kasus, 5 orang dinyatakan meninggal sementara 8 orang positif diklaim sembuh. Jumlah masyarakat yang diperiksa spesimen mencapai 1.138 orang dengan hasil negatif sebanyak 1.011 orang sementara sekitar 10 orang masih dalam pemeriksaan kesehatan.

Pada Jumat (13/3/2020), Presiden Joko Widodo meneken Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Tim tersebut tidak hanya terdiri dari Kementerian Kesehatan, Badan Intelijen Negara (BIN) dan Intelijen Polri turut masuk dalam jajaran.(FMinaldo)

Artikel ini telah dibaca 488 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wali Kota Langsa Laporkan Bantuan Rumah Rusak Pascabanjir, Menko PMK Tegaskan Pendataan Masih Berlanjut

3 Maret 2026 - 22:56 WIB

Tampilan layar video converence, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana bersama Menteri PMK Pratikno.

Wajah Baru PAN Kota Langsa, Melvita Sari Ketua Terpilih

15 Februari 2026 - 18:27 WIB

Jaksa Geledah Dinas PUPR Langsa

2 Januari 2026 - 16:10 WIB

Wali Kota Langsa Ambil Alih Pengelolaan Perumda AM Tirta Kemuning

16 Desember 2025 - 01:58 WIB

Korban Banjir Aceh Tamiang Mulai Diserang Penyakit, Butuh Obat dan Air Bersih

8 Desember 2025 - 09:57 WIB

Salah satu titik pasca banjir di Aceh Tamiang.

KOPAZKA Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Banjir Aceh

7 Desember 2025 - 12:47 WIB

Trending di Aceh