Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Nasional · 16 Jan 2020 11:33 WIB ·

Ormas JPKP Minta Kejari Banyuasin Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Penggunaan Dana Desa


 Ormas JPKP Minta Kejari Banyuasin Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Penggunaan Dana Desa Perbesar

Banyuasin, – Wartanusa.id- Puluhan warga atas nama Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) menggelar aksi di Kejaksaan Negeri Banyuasin, Rabu (15/1/2020).

Dalam aksinya puluhan massa ini yang di Kordinatori oleh Indo Sapri berorasi didepan kantor Kejari Banyuasin mereka menyampaikan tuntutannya meminta Kejaksaan Negeri Banyuasin untuk mengusut penggunaan Dana Desa di empat desa di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan karena di duga terjadi banyak ketimpangan-ketimpangan yang dilakukan oleh para kepala desa tersebut.

Adapun ke empat desa itu diantaranya : 1.Desa Meranti Kecamatan Suak Tapeh untuk anggaran tahun 2016-2019 2.Desa Sedang Kecamatan Suak Tapeh untuk anggaran tahun 2016-2019, 3.Desa Sungai Naik Kecamatan Rantau Bayur 2018-2019 4.Desa Buana Mukti Kecamatan Pulau Rimau untuk anggaran tahun 2016-2019.

Dalam orasinya Indo Sapri menyampaikan bahwa “Kami sangat mendukung kinerja Kejaksaan Negeri Banyuasin yang akhir-akhir ini telah menunjukkan berbagai prestasi dalam menjalankan penegakan hukum di wilayah kabupaten Banyuasin dan hari ini kami meminta kejari Banyuasin untuk mengusut dan mengaudit penggunaan Dana Desa ke empat Desa tersebut,” ucap Indosapri.

Kejari Banyuasin yang diwakili kasi Datun Hendro merespon baik aksi ini dan menerima langsung laporan ini yang juga disampaikan secara tertulis kepada Kejaksaan Negeri Banyuasin,puluhan massa ini juga berjanji akan melakukan aksi lanjutan dengan masa yang lebih besar lagi, sebagai bentuk kontrol sosial dalam pembangunan di Banyuasin.
“Kami menerima laporan aksi ini secara tertulis dan kami siap untuk meng Audit ke empat desa seperti yang dilaporkan Ormas JPKP Banyuasin ini ” Tegasnya.

Dalam orasinya Indo Sapri juga meminta kepada Kejaksaan Negeri Banyuasin untuk mengevaluasi kinerja pendamping desa yang diduga tutup mata dalam ketimpangan yang terjadi di empat desa tersebut .
“Kami merasa terpanggil melihat pembangunan yang ada di Kabupaten Banyuasin,” ujar Indo Sapri.

(A.S ).

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pascasarjana IAIN Langsa Sosialisasi PMB di Kabupaten Langkat

5 Mei 2026 - 14:36 WIB

Pemko Langsa Juara 1 Kategori Pengendali Inflasi Terbaik Se Sumatera

25 April 2026 - 22:02 WIB

Rektor IAIN Langsa Hadiri Pertemuan Penguatan Sinergi PTKIN dan Kanwil Kemenag di Jakarta

16 April 2026 - 11:35 WIB

Penyanyi Asal Kota Langsa Dwitya Maharani Launching Single Perdana Aceh Berjudul “Lam Cerana”

12 April 2026 - 20:08 WIB

Cover Lagu "Lam Cerana" by Dwitya Maharani.

Mosi tak Percaya terhadap Plt Kacabdisdik, Diaspora Abdya di Jawa Minta Pemerintah Aceh Turun Tangan

10 April 2026 - 15:51 WIB

Polemik Plt Kacabdisdik Abdya, Pemuda Muslimin Aceh Minta Gubernur Evaluasi

10 April 2026 - 15:12 WIB

Yulizar Kasma.
Trending di Aceh