Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Jakarta · 3 Des 2019 20:10 WIB ·

Terima Modal Rp 3,76 T, BUMN Ini Buat Bingung Menkeu dan DPR


 Terima Modal Rp 3,76 T, BUMN Ini Buat Bingung Menkeu dan DPR Perbesar

Jakarta |Menteri Keuangan mempersiapkan penyertaan modal negara (PMN) untuk BUMN sebesar Rp 18,7 triliun dalam APBN 2020 baik tunai maupun non tunai. PMN itu terbagi untuk 7 BUMN dan 1 khusus untuk penguatan neraca transaksi berjalan.

Dari 7 BUMN yang diusulkan dapat PMN atau suntikan modal ada satu nama BUMN baru yang bahkan terdengar asing di kuping Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. BUMN itu adalah PT PANN.

Awalnya ketika Sri Mulyani rapat dengan Komisi XI DPR menjabarkan porsi BUMN yang mendapatkan alokasi PMN. Ketika Sri Mulyani menjelaskan PT PANN mendapatkan PMN sebesar Rp 3,76 triliun tiba-tiba Anggota Komisi XI Mukhamad Misbakhun melakukan interupsi.

“Sebentar bu, PANN itu apa ya bu?” tuturnya di ruang tapat Komisis XI, gedung DPR, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Ternyata, Sri Mulyani pun mengaku baru tahu ada BUMN yang bernama PANN. Dia juga sempat bertanya kepada pejabat Kemenkeu lainnya.

“Sama si pak, saya juga baru dengar ini. BUMN lama tapi nggak populer. Makanya Pak Misbakhun dan saya nggak pernah dengar,” tambahnya.

PANN Multi Finance sendiri dulunya bernama Pengembangan Armada Niaga Nasional. Perusahaan ini bergerak dalam bidang pembiayaan kapal.

PANN sendiri diajukan mendapatkan alokasi PMN non tunai Rp 3,76 triliun untuk pembayaran konversi pokok utang subsidiary loan agreement (SLA). BUMN ini mengantongi izin agar utang SLA itu diselesaikan dengan PMN.

“Ini ternyata PANN sudah mendapatkan izin pembayaran SLA,” tambah Sri Mulyani.

Dia menambahkan, PANN sendiri menurut catatannya sudah berdiri sejak 1974 dengan modal dasar Rp 180 miliar dengan modal disetor pemerintah Rp 45 miliar. Sementara 93% sahamnya dimiliki oleh pemerintah dan sekitar 6,9% dimiliki oleh Bank Mandiri.

Sumber : detik.finance.com

Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemko Langsa Juara 1 Kategori Pengendali Inflasi Terbaik Se Sumatera

25 April 2026 - 22:02 WIB

Rektor IAIN Langsa Hadiri Pertemuan Penguatan Sinergi PTKIN dan Kanwil Kemenag di Jakarta

16 April 2026 - 11:35 WIB

Penyanyi Asal Kota Langsa Dwitya Maharani Launching Single Perdana Aceh Berjudul “Lam Cerana”

12 April 2026 - 20:08 WIB

Cover Lagu "Lam Cerana" by Dwitya Maharani.

Mosi tak Percaya terhadap Plt Kacabdisdik, Diaspora Abdya di Jawa Minta Pemerintah Aceh Turun Tangan

10 April 2026 - 15:51 WIB

Polemik Plt Kacabdisdik Abdya, Pemuda Muslimin Aceh Minta Gubernur Evaluasi

10 April 2026 - 15:12 WIB

Yulizar Kasma.

Dekan FKIP Unsam Soroti Kisruh Cabdin Abdya, Minta Pemerintah Aceh Hadirkan Solusi Bijak

10 April 2026 - 14:08 WIB

Dekan FKIP Unsam, Dr. Hendri Saputra, M.Pd.
Trending di Aceh