Wartanusa.id – Langsa | Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra SE berharap kepada masyarakat Kota Langsa tidak panic buying terhadap isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).
Panic buying merupakan perilaku masyarakat membeli barang kebutuhan dalam jumlah besar secara tiba-tiba karena panik, takut kehabisan, atau khawatir harga naik, biasanya dipicu krisis kesehatan, bencana, atau ketidakpastian ekonomi, dalam hal ini kelangkaan BBM.
“Kita pastikan dan sudah cek di 6 SPBU yang ada di Kota Langsa, ketersediaan BBM, baik Pertalite, Pertamax maupun biosolar tersedia dengan jumlah yang cukup,” ucap Jeffry Sentana. Jum’at, (06/03/2026).
Selanjutnya Jeffry menjelaskan, bahkan disalah satu SPBU di Kota memiliki stok BBM sampai 48.000 liter dan itu bisa memenuhi tangki full kendaraan sepeda motor sebanyak 8.000 sampai 10.000 unit.
“Bapak ibu masyarakat Kota Langsa tidak usah panik, karena kami sudah memastikan stok BBM untuk Aceh Dua cukup,’ tegasnya.
Berikut stok BBM untuk Aceh Dua
1. Pertamak sebanyak 1.340.000 liter
2. Pertalite sebanyak 4.360.000 liter
3. Solar sebanyak 2.300.000 liter.
Untuk itu Pemerintah Kota Langsa menghimbau kepada masyarakat Kota Langsa agar tidak panik dan membeli BBM secukupnya dan seperlunya saja serta jangan menimbun terlalu banyak karena Kota Langsa tidak dalam kelangkaan BBM.
“Saya pastikan sekali lagi, bahwa Kota Langsa tidak dalam kelangkaan BBM. Jadi belilah seperlunya dan gunakan seperlunya agar tidak terjadi antrian yang panjang di SPBU,” ungkap Wali Kota Jeffry Sentana.
“Terimakasih kepada seluruh masyarakat Kota Langsa dan selamat menunaikan ibadah puasa,” pungkasnya.












