Menu

Mode Gelap
PWI Aceh Serahkan Bantuan Kepada Wartawan Korban Banjir Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Internasional · 31 Jan 2020 17:45 WIB ·

Senator Aceh Fachrul Razi Minta Dukungan Uni Eropa Untuk Program Mantan Kombatan


 Senator Aceh Fachrul Razi Minta Dukungan Uni Eropa Untuk Program Mantan Kombatan Perbesar

Senator DPD RI asal Aceh Fachrul Razi selaku pimpinan komite I DPD RI bertemu dengan Mr. Vincent Piket, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia di Jakarta. Kamis, 30 januari 2020. Pertemuan ini dipimpin oleh Wakil Ketua III DPD RI Sutan Najamuddin dan juga turut dihadiri oleh anggota DPD RI dari Kepri, Bangka Belitung, Jambi, Kalteng dan Kaltim.

Senator Aceh Fachrul Razi meminta dukungan Uni Eropa untuk kembali mengembangkan program ekonomi bagi mantan kombatan dan korban konflik. “Kami meminta agar Uni Eropa kembali mengembangkan program program di Aceh baik untuk mantan kombatan
maupun korban konflik dalam bentuk ekonomi, sosial, budaya, politik dan pendidikan,” jelasnya.

Dalam kunjungan ke kantor Uni Eropa di Jakarta, rombongan DPD RI membahas kerja sama ekonomi dan membahas perkembangan politik di tanah air. Dalam pertemuan tersebut, Senator Fachrul Razi mengapresiasi Uni Eropa yang telah banyak terlibat dalam proses pemulihan Aceh pasca tsunami dan konflik berkepanjangan.

“Saya mewakili masyarakat Aceh kembali mengapresi keterlibatan masyarakat Uni Eropa dalam perdamaian Aceh pasca tsunami yang telah berjalan 15 tahun. Kita minta agar Uni Eropa kembali membuka program dan kantor nya di Aceh seperti pasca tsunami,” ujarnya.

Fachrul Razi meminta Uni Eropa kembali mengembangkan program ekonomi pasca perdamaian kepada mantan kombatan dan korban konflik. “Di Aceh sudah berdiri BRA dan KKR Aceh, kami berharap Uni Eropa dapat memperkuat dua lembaga kekhususan ini,” tegasnya.

Fachrul Razi juga meminta agar pihak
Uni Eropa mengawal proses implementasi MoU Helsinki yang saat ini masih meninggalkan berbagai persoalan politik. “MoU Helsinki adalah tanggung jawab Uni Eropa, dan Pihak Uni Eropa agar terus memperkuat pelaksanaan perjanjian MoU Helsinki di Aceh,” jelasnya.

Senator Fachrul Razi juga mengundang pihak Uni Eropa untuk sering sering melakukan kunjungan ke Aceh dalam rangka melakukan pengawasan dan assesement di Aceh.(*)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dukung Larangan Mudik, Angkasa Pura I Hentikan Sementara Penerbangan Penumpang

24 April 2020 - 13:54 WIB

Singapura Nol Korban Virus Corona, Bagaimana Caranya?

19 Maret 2020 - 21:59 WIB

Meksiko Akan Jual Pesawat Kepresidenan untuk Rawat Rakyat Miskin

2 Maret 2020 - 16:55 WIB

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador selalu bepergian dengan penerbangan komersial, bahkan duduk di kelas ekonomi (AFP/ALFREDO ESTRELLA)

GENPPARI Dreams Unite the World Through the Bridge of Tourism

10 Januari 2020 - 13:07 WIB

Berobat Ke Gleneagles Penang

9 Januari 2020 - 17:24 WIB

Ridwan Kamil Tawarkan Rebana Ke Pengembang Besar di Dubai

18 Desember 2019 - 22:50 WIB

Trending di Headlines