Wartanusa.id – Aceh Tamiang | Dalam upaya pencegahan, pengendalian dan mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang putuskan menggunakan dana belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp 3 miliar.
Keputusan itu diambil saat rapat terkait antisipasi virus corona (Covid-19), Rabu (18/03/2020) lalu.
Demikian disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Setdakab Aceh Tamiang, Agusliayana Devita, STTP, MSi, kepada wartanusa.id. Kamis (26/03/2020).
Adapun penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan, “khususnya kepada petugas-petugas kesehatan seperti alat-alat kesehatan, alat pelindung diri, tenaga medis, cairan disinfektan, publikasi dan himbauan-himbauan pencegahan, posko pemeriksaan dan lain-lain,” kata Devi.
Devi menerangkan, dana tersebut dialokasikan dari APBK yang memang sudah tersedia, berhubung status tanggap darurat yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Aceh. “Memang sudah ada tersedia dana tak terduga,” terangnya.
Namun demikian apabila tidak mencukupi akan dilakukan upaya lain. “Kalau kurang baru nanti di ambil langkah-langkah selanjutnya,” imbuh Devi
Terkait apakah dana tersebut juga akan digunakan untuk menyantuni masyarakat yang di karantina. Devi menjawab, “Belum di arahkan ke sana, Karena saat ini fokus pada kesiapan di lapangan, khususnya di Puskesmas dan RSUD,” pungkasnya.
Oleh karena itu, sambung Devi, Pemerintah Daerah sangat butuh dukungan dan bantuan dari semua pihak untuk melakukan pencegahan dan mengantisipasi penyebaran virus corona.
“Masyarakat diminta benar-benar menaati himbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah, serta tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas, sehingga dapat memancing kegaduhan di tengah masyarakat,” tutup Devi.












