PT Kavling Andalusia Taat Pajak

PT Kavling Andalusia Taat Pajak

Bogor, Wartanusa.id – Banyaknya perusahaan kavling di Bogor Timur yang tidak taat terhadap pajak bahkan tidak memiliki izin atau bodong, UPT Pajak Jonggol memanggil semua pengusaha kavling yang ada di wilayahnya untuk didata agar menyetorkan kewajibannya dan taat pajak. Rabu (20/11/19).

Dalam pemanggilan beberapa pemilik pengusaha kavling, hanya PT Andalusia yang memiliki lahan kavling duren di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor yang berkenan datang dan memenuhi pemanggilan UPT Pajak Jonggol.

Menurut Legal PT Andalusia, Azis mengatakan, sebelum adanya pemanggilan yang dilakukan oleh UPT Pajak Jonggol, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Muspika dalam mengurus semua administrasi kelengkapan surat dan perizinan serta kewajiban pajak PBB dan SPPT sudah disetorkan. Bahkan pihaknya sudah melengkapi izin sampai ke Kementerian Pertanian.

“Kami (PT Kavling Andalusia-red) selalu taat dengan administrasi karena itu adalah tanggungjawab kami terhadap pemerintah dan konsumen kami, makannya dengan adanya pemanggilan ini kami sangat antusias. Karena, dengan seperti ini kami bisa lebih mudah untuk mengurus administrasi yang lainnnya seperti pajak PBB dan SPPT nya,” jelasnya.

Masih kata azis, untuk PT kavling Andalusia ini bergerak dibidang kavling perkebunan Durian, Vaneli, dan Kurma ini memiliki lahan di dua Kecamatan. Diantaranya 20 hektar di Kecamatan Cariu dan 5 hektar di Kecamatan Tanjungsari tersebut sudah memenuhi semua persyaratan dan administrasi.

“Demi kenyamanan dan memberi kepercayaan terhadap konsumen, kami lengkapi semua perizinan dengan berkoordinasi dengan Stakeholder yang ada di wilayah kavling Andalusia. Untuk konsumen pun kita selalu transparan, malahan untuk SPPT dan PBB sudah dibalik namakan atas nama konsumen kita,”tutupnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pajak Jonggol, Hery Gianantha mengatakan, peningkatan pendapatan daerah melalui pajak akhir-akhir ini sedang digembleng, bahkan dirinya memiliki program Senin keliling yang terjun langsung ke setiap rumah warga dan melakukan pemanggilan terhadap pemilik perusahaan antara lain pemilik perusahaan kavling.

“Untuk pemanggilan terhadap pemilik perusahaan kavling ini berkaitan dengan SPPT dan PBB yang belum dilunasi pajaknya. Namun, ada beberapa perusahaan saja yang datang. Untuk saat ini hanya PT kavling Andalusia yang bersedia mengurus pemberkasan dan membayarkan piutang pajaknya.” terangnya. (Ask)

COMMENTS

WORDPRESS: 1
  • comment-avatar
    Nusrianto 2 weeks ago

    Mohon bantuannya agar berita ini untuk dapat diedit agar kami yang akan share berita ini kepada orang lain merasa lebih percaya diri, sbb :
    Paragraf 3 kalimat terakhir. Tertulis “samapai” seharusnya “sampai”
    Paragraf 4 kalimat terakhir. Tertulis “lainnnya” seharusnya “lainnya”
    Paragraf 5 kalimat pertama. Tertulis “azis” seharusnya “Azis”

    Paragraf 5 kalimat pertama. Tertulis “Vaneli” seharusnya “Vanili”
    Paragraf 6 kalimat terakhir. Tertulis “transfaran” seharusnya “transparan”
    Paragraf 7 kalimat terakhir. Tertulis “antaralain” seharusnya “antara lain”

  • DISQUS: 0