Wartanusa.id – Banda Aceh | Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Aceh Yulizar Kasma, meminta Gurbenur Aceh Muzakir Manaf melalui kepala Dinas Pendidikan Aceh mengevaluasi Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh (Kacabdisdik) wilayah Aceh Barat Daya.
Permintaan itu atas polemik yang terjadi di Cabdin Abdya, terlihat dari mosi tidak percaya kepala-kepala sekolah SMA/SMK dan SLB terhadap kepemimpinan Plt Kacabdisdik Aceh wilayah Abdya Irma Suryani.
Menurut Yulizar Kasma, kisruh yang tidak selesai di Kacabdin Abdya ini menganggu iklim pendidikan di Abdya, hal ini seharusnya sudah diantisipasi oleh Pemerintah Aceh, untuk memilih kandidat yang memiliki sikap dan kepemimpinan yang baik.
”Kisruh ini akan menganggu jalannya proses pendidikan tingkat menengah atas di Kabupaten Abdya, yang seharusnya berjalan dalam kondisi nyaman dan tenang,” ucap Yulizar yang juga Putra Kabupaten Aceh Barat Daya. Kamis, (09/04/2026).
Yulizar Kasma, dosen di salah satu perguruan tinggi negeri di Aceh ini menambahkan bahwa apa yang terjadi di Abdya seharusnya diantisipasi dengan melihat kelayakan pejabat yang akan ditunjuk, melihat integritas, komitmen dan kemampuan leadership, karna itu sangat penting demi perkembangan kualitas jejaring pendidikan di Abdya.
”Solusi terbaik bagi dunia pendidikan Aceh khususnya Abdya adalah evaluasi Bu Irma Suryani sebagai Plt Kacabdin Abdya,” Tambah Yulizar Alumni SMA Alu Pade Kuala Batee.
Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Aceh adalah sayap dari organisasi Syarikat islam, yang dari awal mendukung secara positif Pemerintah Aceh di bawah Muzakir Manaf.
Sebelumnya, sebanyak 17 dari 21 Kepala SMA, SMK, SLB, dan pengawas sekolah di Abdya melakukan konferensi pers di salah satu warkop mengajukan mosi tak percaya kepada Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) wilayah kabupaten setempat, Irma Suryani.
Dalam keterangannya, mereka menilai, Kacabdisdik Abdya tidak lagi menciptakan suasana profesional, kondusif, dan berkeadilan dengan intervensi sehingga banyak persoalan di lapangan tidak terselesaikan dengan baik dan justru menimbulkan keresahan.












