Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 16 Agu 2020 16:39 WIB ·

Kepedulian Kabaharkam Polri Santuni Bocah Lumpuh Layu di Langsa


 Kepedulian Kabaharkam Polri Santuni Bocah Lumpuh Layu di Langsa Perbesar

Wartanusa.id – Langsa | Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-75, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto menyempatkan membantu Syahira Taskia (13) bocah penderita lumpuh layu asal Kota Langsa, Provinsi Aceh, Minggu (16/8/2020).

Syahira merupakan putri dari Suwarno dan Fathonah yang bertempat tinggal di Paya Bujuk Tunong Lorong C Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa ini, tidak seperti anak seumurannya yang harusnya ceria dikarenakan lumpuh layu yang dialaminya sejak lahir.

Melalui Komunitas MM/IMM Provinsi Aceh, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto memberikan bantuan sembako, kebutuhan MCK dan tilam yang diterima langsung oleh Fathonah, ibu Syahira.

Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto yang dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa bantuan untuk adik Syahira merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.

“Masih banyak saudara-saudari kita yang masih berjuang memerdekaan diri dari penyakit dan kesulitan.

Kehadiran Polri membantu masyarakat juga merupakan representasi kehadiran negara ditengah-tengah masyarakat. Jadi, jangan di salah artikan,” tegasnya.

Jenderal bintang tiga kelahiran Blora ini juga mengingatkan agar senantiasa berbuat kebaikan.

“Kita tidak pernah tau kebaikan mana yang akan kembali kepada kita, maka teruslah berbuat baik,” imbuh Komjen Agus.

Sementara, Ibu Syahira (Fathonah) saat menerima bantuan dari Kabaharkam Polri, merasa terharu dan mengucapkan terima kasih kepada Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto.

“Kami sangat berterima kasih kepada pak Agus, ditengah situasi ekonomi saat ini kami sangat merasakan dampaknya, terlebih terkait anak kami Syahira.

Selain itu, Fathonah juga mengatakan bahwa keluarganya saat ini memang memiliki keterbatasan, saat ini saya hanya bisa membuat tempe untuk dijual ke pasar, sementara suami, Suwarno hanya bekerja sebagai buruh serabutan,” ujarnya haru.

Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Laboratorium Kateterisasi Jantung RSUD Langsa Berhasil Lakukan Tindakan Perdana Angiografi Vaskuler

2 April 2026 - 18:39 WIB

Prodi KPI IAIN Langsa Terakreditasi Unggul

2 April 2026 - 10:03 WIB

Aparatur Gampong Alue Pineung Timue Kompak Verifikasi Rumah Rusak Korban Banjir Tahap 2

2 April 2026 - 09:54 WIB

Sekdes Gampong Alue Pineung Timue Mulqan Afrizan, SH.

Sekolah Bukan Segalanya: Mengapa Pendidikan Karakter Kita Gagal?

31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Zainuddin, Dosen IAIN Langsa

Program S3 Studi Islam IAIN Langsa Resmi Buka Pendaftaran

30 Maret 2026 - 20:51 WIB

Pasca RDP DPRK Langsa, Melvita Sari Desak Satgas dan OPD Terkait Perkuat Kinerja Tim

25 Maret 2026 - 23:02 WIB

Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, SAB.
Trending di Aceh