Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 15 Okt 2024 11:19 WIB ·

Hari Ketiga, Pekan Seruway Aceh Tamiang Masih Tergenang


 Hari Ketiga, Pekan Seruway Aceh Tamiang Masih Tergenang Perbesar

Wartanusa.id – Langsa | Hari ketiga banjir masih menggenangi Pekan Seruway akibat tanggul krueng tamiang di Kecamatan Seruway jebol sejak Ahad (13/10/2024) lalu.

Hal itu akibat tingginya intensitas curah hujan di Kabupaten itu membuat krueng tamiang meluap hingga menyentuh 12 kecamatan di Pemerintah Aceh Tamiang terendam banjir.

Dimana informasi yang didapat pada hari ketiga banjir Aceh Tamiang yang mencapai ketinggian air bervariasi 50 hingga 120 centimeter itu sedikitnya 826 keluarga atau 1.521 jiwa terpaksa mengungsi.

Sementara tanggul sungai di kota Seruway yang jebol tak mampu menahan luapan dan derasnya arus air banjir tersebut telah merendam peukan kota seruway bagai lautan hingga hari ini.

Tindakan sementara Pj. Bupati Asra yang sempat turun kelokasi bersama tim telah memerintahkan perangkat kerjanya untuk mengevakuasi warga dan segera mendirikan dapur umum.

Hal ini dilakukan guna penanganan masa darurat akibat jebolnya tanggul Seruway pada Ahad (13/10/2024) siang lalu.

“Saya tinjau langsung ke lokasi, perlu segera didirikan dapur umum serta pertolongan evakuasi warga yang bertempat tinggal di sekitar tanggul yang jebol,” terangnya.

Dijelaskan, pendirian dapur umum guna memenuhi kebutuhan makanan warga yang menjadi korban bencana banjir sungai Tamiang.

“Banyak warga terutama di Pekan Seruway yang menjadi korban, Bisa kita pastikan ratusan KK tidak bisa masak di rumahnya. Jadi dapur ini bisa digunakan untuk penanganan darurat,” tegasnya.

Pantauan langsung di lokasi, air sungai bergerak sangat cepat masuk ke permukiman warga Pekan Seruway dan sekitarnya termasuk kediaman pribadi Pj. Bupati Asra yang berada di Pekan Seruway tak luput terdampak banjir.

Diperkirakan, air akan terus naik karena wilayah hulu masih terjadi hujan.

Oleh karena itu pihak pemerintah daerah sedang mengkaji untuk menaikkan status bencana banjir menjadi Tanggap Darurat Bencana, ucap Pj. Bupati Asra.

Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respon Aksi Warga, Wali Kota Langsa Pastikan Penyaluran Bantuan Banjir Sesuai Ketentuan

30 April 2026 - 22:30 WIB

PEKA Malaysia dan IAIN Langsa Giat Trauma Recovery untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

30 April 2026 - 21:22 WIB

Wali Kota Langsa Peusijuk 205 Jamaah Calon Haji

30 April 2026 - 20:45 WIB

2.200 Petani Terima Benih Padi, Jeffry Sentana: Ketahanan Pangan Menjaga Stabilitas Ekonomi

29 April 2026 - 20:42 WIB

Penyerahan simbolis benih padi oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana kepada kelompok tani.

Lindungi Hak Desil, Gampong Alue Pineung Timue Buka Posko Pengaduan Masyarakat

29 April 2026 - 11:57 WIB

Rektor IAIN Langsa Tegaskan Komitmen Lingkungan dalam Forum UI GreenMetric 2026 di Yogyakarta

29 April 2026 - 11:54 WIB

Trending di Aceh