Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Headlines · 8 Jan 2020 23:25 WIB ·

Gubernur Khofifah Kunjungi warga Korban Banjir Dari Luapan Kali Lamong


 Gubernur Khofifah Kunjungi warga Korban Banjir Dari Luapan Kali Lamong Perbesar

Gresik, Wartanusa.id – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di dampingi Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo SH SIK MH dan Ketua DPRD Gresik Yani Putra, mengunjungi warga korban banjir luapan kali Lamong di Desa Gurang Anyar Kec.Cerme – Gresik.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu menerobos genangan banjir yang sudah sepekan terhitung sejak Kamis (2/1/2020) lalu tak kunjung menyusut menggenangi pemukiman yang terdampak akibat banjir dari sungai Kali Lamong. Rabu (08/01/2020) Sore

Sebanyak 73 orang penghuni perumahan yang disubsidi pemerintah itu terpaksa mengungsi ke rumah warga sekitar yang tak tergenang air atau ke rumah saudara. “Terima kasih bu Gubernur Khofifah sudah peduli dengan kami, mudah-mudahan segera surut dan ada solusi terbaik,” ujar salah satu warga.

Usai mengunjungi warga korban banjir, Khofifah didampingi Bupati Gresik dan sejumlah kepala OPD terkait mengatakan, penanganan banjir Kali Lamong sudah masuk dalam Perpres No.80/2020 dialokasilan sekitar Rp.1, 1 triliun dari APBN untuk pembuatan tanggul.

“Karena itu para Bupati/Walikota di sepanjang aliran Kali Lamong seperti Mojokerto, Lamongan, Gresik dan Surabaya akan saya kumpulkan untuk membahas realisasi dari Perpres tersebut detailnya seperti apa dan peran masing-masing daerah juga seperti apa nantinyah,” jelas Khofifah.

Ia mencontohkan, apakah warga perumahan dan pemukiman di Desa yang menjadi langganan banjir Kali Lamong perlu direlokasi, maka daerah penggantinya itu, menjadi tanggungjawab Bupati dan melibatkan pengembang.

“Begitu juga kalau diperlukan dibuatkan waduk untuk bisa menampung air hujan maka lahan mana saja yang perlu dibebaskan. Untuk relokasi perumahan warga saya serahkan ke Bupati Gresik biar nanti membahas bersama pengembang,” imbuh Khofifah.

Sementara itu Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengaku sudah melaksanakan 5 item kesiapsiagaan penanggulangan bencana sejak awal Desember 2019 sesuai intruksi Gubernur Jatim.

“Khusus daerah ini, sampai dua kali kebanjiran, karena itu kami akan lakukan evaluasi mengapa ini terjadi. Kita tak mau saling menyalahkan tapi bagaimana solusi yang harus kita ambil,” jelas Sambari.

Tentunya, lanjut Sambari goal penyelesaian masalah banjir kali Lamong dalam waktu dekat pihaknya akan duduk bareng dengan Balai Besar Sungai Bengawan Solo , Pemprov Jatim daerah-daerah yang dilalui aliran Kali Lamong seperti Mojoketo, Lamongan, Gresik dan Surabaya.

Selain mengunjungi korban banjir di Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik, rombongan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga mengunjungi Desa Banyu Legi Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto namun airnya sudah surut.

(Hari Riswanto)

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wali Kota Langsa Laporkan Bantuan Rumah Rusak Pascabanjir, Menko PMK Tegaskan Pendataan Masih Berlanjut

3 Maret 2026 - 22:56 WIB

Tampilan layar video converence, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana bersama Menteri PMK Pratikno.

Wajah Baru PAN Kota Langsa, Melvita Sari Ketua Terpilih

15 Februari 2026 - 18:27 WIB

Rektor IAIN Langsa : Bekerja Untuk Negara Harus Maksimal

7 Februari 2026 - 12:42 WIB

Rapat Kerja IAIN Langsa Fokus pada Transformasi Tridharma Perguruan Tinggi

5 Februari 2026 - 22:40 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Wali Kota Langsa Tegaskan Kesiapan Dukung Program Nasional

3 Februari 2026 - 09:14 WIB

IAIN Langsa Sosialisasi PMB di Sumatera Utara

2 Februari 2026 - 14:22 WIB

Trending di Nasional