Ciamis, Wartanusa.id – Kepala bidang P2P dinas kesehatan ciamis dr.H.Bayu melaksanakan kegiatan penatalaksanaan kesehatan jiwa selasa 17 -12-2020 bertempat di aula dinas kesehatan ciamis .
Menurut Kabid P2P dr.H.Bayu Yudiawan, MM., di sela kegiatan menyampaikan, rangkaian dari beberapa kegiatan yang sebagian sudah di laksanakan dan merupakan perencanaan dalam program penatalaksanaan kesehatan jiwa khususnya di kabupaten ciamis ini kita buat untuk penataan gerak kita di tahun 2020,”ujar dr.H.Bayu.
Kita tata lensa (lencana strategi) untuk 5 tahun kedepan juga untuk rencana tahun 2020 kita siapkan dari sekarang antara lain guna penanggulangan kesehatan jiwa ada 3 hal yang menjadi prioritas kita dalam segi peningkatan maupun pembentukannya,yang pertama dari tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan yang nanti akan memberikan layanan penatalaksanaan layanan kesehatan jiwa dan pembangunan kesehatan jiwa di masyarakat, itu semua di bagi menjadi tiga area yang pertama di tingkat dinas peningkatan kompetensinya dan yang kedua, ditingkat puskesmas induk dan kabupaten ciamis memiliki 37 puskesmas induk itu kita ambil satu satu sebagai leder dari perawat yang khusus menangani kesehatan jiwa,” ujar dr.H.Bayu.

Dari 37 puskesmas masing masing leder perawat sudah bersertifikasi yang nantinya akan di di bantu oleh perawat darbin(daerah binaan) yang lokasinya ada di masing masing desa dan secara otomatis nantinya 8 desa ada 9 tenaga keperawatan, kemudian filar kedua adalah pemberdayaan masyarakat desa yaitu dengan melatih para kader kesehatan jiwa dan nantinya akan di pandu oleh puskesmas yang sudah sertipikasi dan di bantu oleh dinas kesehatan dan nantinya ada perawat desanya ada kader kesehatan jiwanya di tiap desa,” ujar dr. Bayu.
para kader dari masyarakat itu sendiri kita berikan bimbingan guna penatalaksanaan kasus kasus kesehatan jiwa dan nantinya di masing masing desa ada 1 perawat kesehatan jiwa dan 5 kader kesehatan jiwa dan di harapkan kedepan dan merupakan PR yang paling utama kita harus bebas pasung untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) karena kabupaten ciamis masih ada ODGJ yang di pasung ODGJ menurut data dari tahun 2017 sebanyak 969 orang juga gangguan jiwa seperti depresi menurut data 1600 orang .
Hal tersebut ada satu kebijakan dari pemerintah daerah terkait pembiyayaan untuk yang ODGJ tersebut melalui program waluya semua itu sudah terjamin pembiayaanya ,”pungkas dr.Bayu. HR












