Ciamis, Wartanusa.id – Dekopinda (Dewan Koperasi) Kabupaten Ciamis mengadakan temu usaha antara pihak Usaha dengan para koperasi yang ada di Kabupaten Ciamis, Senin 22-12-2019.
Kegiatan tersebut bertempat di Aula Dekopinda Ciamis dan di ikuti 60 peserta penggerak koperasi.
H. Maman Hidayat, Ketua Dekopinda Kabupaten Ciamis ketika di kompirmasi awak media Wartanusa.id terkait kegiatan menyampaikan, dalam rangka temu usaha dengan pihak koperasi di Ciamis maupun di luar Kabupaten Ciamis, kami Dewan Koperasi mendorong antara pihak usaha dengan para penggerak koperasi guna meningkatkan pengetahuan sumber daya manusia pengurus koperasi yang bergerak di sektor usaha perdagangan, ungkapnya.
“Selama ini koperasi khususnya banyak yang bergerak di unit usaha simpan pinjam setelah di evaluasi baik koperasi pungsional banyak kemacetan seolah olah akan kolep”, ujar H. Maman.

Karena maju mundurnya sebuah koperasi tergantung anggotanya dan di putuskan dalam rapat anggota,kemudian untuk usaha simpan pinjam banyak anggotanya kurang memperhatikan kewajiban nya, maka kami selaku penggerak yaitu Dewan Koperasi (Dekopinda) Kabupaten Ciamis perlu berpikir guna merubah paradigma usaha koperasi koperasi tersebut, dengan ini kita laksanakan temu usaha,” Katanya.
Temu usaha tersebut yang bekerjasama antara pihak koperasi. Dalam Undang Undang Koperasi, salah satunya bekerjasama dengan pihak koperasi dan kerjasama dengan pihak intansi badan usaha, makanya kita adakan temu usaha yang ada di Kabupaten Ciamis dan juga di luar Kabupaten Ciamis,” tandas H. Maman.
H. Ade Kusnadi biasa di panggil Akaw yaitu Seorang Ketua Paguyuban Peternak Ayam Petelur (P2APC) menambahkan, Kabupaten Ciamis adalah salah satu central Ayam Petelur di Jawa Barat, dengan demikian kita perlu adanya kerjasama sehingga para peternak ayam di Kabupaten Ciamis ini tidak ada intervensi pihak luar, selain itu perlu dukungan dari pihak Pemerintah Kabupaten Ciamis,” Ujarnya.

Kemudian ayam petelur yang bisa di kelola semua anggota koperasi per harinya mencapai 40 sampai dengan 45 ton mengasil telur dan mengabiskan pakan 180 ton di Kabupaten Ciamis, kemudian manfaat divisi sembako untuk anggota adalah kita memperdayakan para koperasi untuk bisa menyentuh ke warung-warung di wilayah masing masing melalui program jual sembako murah,” ujar H. Ade Kusnadi (Akaw).
“Kemudian kami Pun akan menyeimbangkan harga bagai manapun caranya, karena potensi itu bisa di garap dan akan menjadikan tolak ukur unggulan Kabupaten Ciamis”, pungkas H. Ade Kusnadi (Akaw).
Reporter : HR / Asep












