Wartanusa.id – Langsa | Gampong Baroh Langsa Lama Kecamatan Langsa Lama membagikan bantuan daging meugang dari Presiden Pranowo Subianto kepada puluhan anak yatim.
“Pembagian tersebut sesuai hasil musyawarah pihak Gampong terdiri dari Pj. Geuchik, Tengku Imum Chik Gampong, Tuha Peut Gampong, para Kadus serta Bhabinsa dan perangkat Gampong,” ujar Pj Geuchik Gampong Baroh Langsa Lama, Iwan Apriandi SE M.AP, Rabu, (18/02/2026).
Jadi, sambung Iwan, kesepakatan bersama, daging meugang bantuan Presiden Prabowo bersama Wali Kota Langsa hanya dibagikan kepada anak yatim saja, karena kuota terbatas.
“Terima kasih kepada Wali Kota Langsa, bapak Jeffry Sentana yang sudah memberikan solusi agar semua Gampong di Kota Langsa mendapat bantuan sapi karena bantuan dari Presiden Prabowo untuk Kota Langsa hanya dialokasikan 12 ekor sapi,” jelas Iwan.
Selaku Pj Geuchik, Iwan juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Imam Gampong, Ketua Tuha Peut (TPG) dan jajaran serta Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah turut serta membantu menyelesaikan pembagian daging meugang di Baroh Langsa Lama.
“Alhamdulillah pembagian daging meugang kepada 60 anak yatim sudah selesai kita distribusikan melalui kadus sore hari tadi. Semoga apa yang kita kerjakan mendapat pahala dari Allah SWT. Amin,” ungkap Iwan Apriandi.
Mengakhiri keterangannya, Pj Geuchik Baroh Langsa Lama Iwan Apriandi mengucapkan “Marhaban ya Ramadhan, Selamat menjalankan Ibadah Puasa, Mohon Maaf Lahir dan Bathin”.
Untuk diketahui, bantuan sapi untuk daging meugang program Presiden Prabowo Subianto diberikan kepada masyarakat terdampak banjir dan Kota Langsa mendapatkan kuota 12 ekor sapi dengan anggaran total sebesar Rp.600.000.000,-.
Kemudian Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana menambah alokasi bantuan sapi sebesar Rp.429.500.000 dari APBK tahun 2026.
Kebijakan ini diambil Wali Kota Langsa agar jumlah bantuan sapi menjadi cukup dan semua Gampong di Kota Langsa mendapatkan daging meugang dengan kategori penerima, yaitu Kepala Keluarga yang prioritas utamanya adalah bagi fakir miskin dan dhuafa.












