Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 13 Okt 2024 23:04 WIB ·

Ngatiman: Bila Harus Cuti, Kantor DPRK Dipastikan Kosong


 Ketua Fraksi PAN DPRK Langsa, Ngatiman, SPd. Perbesar

Ketua Fraksi PAN DPRK Langsa, Ngatiman, SPd.

Wartanusa.id – Langsa | Ketua Fraksi PAN DPRK Langsa, Ngatiman menyikapi pernyataan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) setempat terkait cuti bagi anggota DPRK untuk mengkampanyekan pasangan calon (paslon) kepala daerah pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

“Bila harus cuti dipastikan kantor DPRK Langsa kosong,” demikian dikatakan Ngatiman kepada wartanusa.id. Sabtu malam (12/10/2024) menyikapi adanya pernyataan anggota Panwaslih Kota Langsa, Azhari, S.Pd.I yang telah naik tayang di salah satu media.

Politisi PAN ini menjelaskan pernyataan tersebut masih multi tafsir. Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 13 tahun 2024 pasal 53, hanya menyebutkan pejabat daerah lainnya yang kemudian ditafsirkan oleh panwaslih termasuk anggota DPRK, pada hal belum tentu demikian maksud PKPU tersebut.

Menurutnya, ada 3 hal yang bisa dijadikan alasan kenapa sebutan pejabat daerah lainnya itu tidak termasuk anggota dewan, yaitu; Anggota Dewan tidak disebut secara spesifik dalam PKPU no. 13 tersebut sebagai pejabat yang harus mengambil cuti pada saat kampanye dan secara keseluruhan yang disebutkan dalam aturan itu hanyalah pejabat daerah yang memiliki fungsi eksekutor dan bukan legislator.

Kedua, tugas anggota dewan yang berhubungan langsung dengan masyarakat hanyalah dalam hal keuangan, itupun sangat-sangat kecil kewenangannya yaitu hanya dalam hal kebijakan dan bukan eksekutorial.

Dan, terakhir, seluruh anggota DPRK adalah perwakilan dari partai politik yang mempunyai kewajiban besar untuk memenangkan calon yang diusung dan didukung oleh parpol nya masing-masing.

“Karenanya, dapat dipastikan semua anggota dewan tersebut terlibat dalam kegiatan kampanye paslon, jadi apabila semua anggota dewan mengambil cuti maka dampaknya akan terjadi kekosongan di lembaga legislatif,” tukas mantan Anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Langsa tiga periode ini.

Ditambahkan Ngatiman, berdasarkan tiga pertimbangan tersebut, maka diyakini bahwa anggota dewan tidak termasuk dalam pejabat daerah yang dimaksud dalam PKPU no. 13 tersebut.

“Karenanya, Panwaslih diharapkan jangan membuat penafsiran yang bersifat subjektif yang dapat menimbulkan polemik, sebaiknya Panwaslih menggelar Focus Grup Discussion (FGD) kepada pihak terkait mengenai pejabat daerah yang dimaksud,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 548 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

ADAPI IAIN Langsa Desak Komisi II DPR RI Wujudkan Alih Status 10.942 Dosen PPPK jadi PNS

24 Mei 2026 - 21:11 WIB

Ketua Umum ADAPI Komisariat IAIN Langsa, Dr. Muhammad Dayyan, M. Ec.

KONI Langsa Resmi Dilantik, Saifullah: Fokus Bangkitkan Prestasi Olahraga

24 Mei 2026 - 09:42 WIB

Pengibaran Pataka oleh Ketua Umum KONI Kota Langsa Saifullah, MM.

AL PPG FTIK: Warek I IAIN Langsa Tegaskan Kualitas Jadi Prioritas

22 Mei 2026 - 10:39 WIB

Dua Kurir dan Sabu 3.056 Gram Digelandang ke Mapolres Langsa

20 Mei 2026 - 13:01 WIB

Sabtu, Pon Yahya Lantik Pengurus KONI Langsa

19 Mei 2026 - 23:04 WIB

Pergub JKA Dicabut, Geubrak: Mahasiswa Menang

19 Mei 2026 - 11:57 WIB

Wahyu Ramadana saat aksi di Kejari Langsa.
Trending di Aceh