Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 31 Agu 2021 10:24 WIB ·

Pupuk Subsidi Langka, Petani Tambak Gagal Produksi


 Foto : M. Isa Perbesar

Foto : M. Isa

Wartanusa.id – Langsa | Kelangkaan pupuk subsidi menjadi momok menakutkan bagi petani tambak tradisional. Akibatnya banyak tambak gagal melakukan produksi.

“Biasa sebelum tebar benih, tambak harus di pupuk dulu, tapi karena kelangkaan sejak 5 bulan belakangan ini kami tidak bisa lakukan produksi,” kata petani tambak tradisional, M. Isa kepada wartanusa.id. Senin (30/08/2021).

Dikatakan, yang paling merasakan dampak dari kelangkaan ini, petani tambak jenis ikan bandeng, karena pupuk SP36 dan Urea merupakan bahan utama sebelum tebar benih di tambak. Begitupun petani lainnya.

Sementara itu, harga pupuk yang tidak bersubsidi sangat mahal dibandingkan pupuk bersubsidi, bisa dua kali lipat harga.

“Hal ini mengakibatkan banyak tambak yang terbengkalai, tidak melakukan kegiatan produksi,” pungkas M. Isa yang juga Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Langsa ini.

Menjawab kelangkaan tersebut, Kepala Dinas Pangan, Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Langsa, Banta Ahmad, menjelaskan sesuai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) pupuk subsidi hanya diberikan kepada petani yang terdaftar di elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok tani (e-RDKK).

“Petani tambak dan petani lainnya yang boleh membeli pupuk subsidi hanya yang terdaftar dalam e-RDKK pupuk subsidi. Jadi mereka harus masuk dalam kelompok tani atau tambak,” sebutnya.

Adapun syarat utama bagi petani tambak yang bisa didaftarkan pada e-RDKK hanya yang memiliki lahan 1 ha saja, kalau lebih dari 1 ha dianggap petambak yang sudah mampu, begitupun bagi petani pertanian, lahan yang bisa didaftarkan hanya 2 ha.

“Sedangkan, petani dan petambak yang tidak masuk dalam kelompok, tidak bisa membeli pupuk subsidi. Hal ini sudah disosialisasikan kepada petani oleh penyuluh pertanian,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 154 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Bekuk Delapan Pencuri Granit RS Regional Langsa

22 Juni 2026 - 10:23 WIB

Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Langsa Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Jujur dan Akurat

21 Juni 2026 - 15:04 WIB

Jadup Tahap II Pascabencana di Kota Langsa Mulai Disalurkan, Total Anggaran Capai Rp374,6 Miliar

20 Juni 2026 - 20:46 WIB

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana memantau penyaluran Jadup Tahap 2.

Wali Kota Langsa Bersama Masyarakat Sambut Kepulangan Jamaah Haji

19 Juni 2026 - 23:32 WIB

Maju Pilchiksung, Calon 04 Sari Endra Usung Jargon “Karang Anyar Bersatu”, Berikut Visi Misi dan Programnya

19 Juni 2026 - 22:35 WIB

Bantuan Jadup, Stimulan Ekonomi dan Isi Hunian Tahap II di Kota Langsa untuk 31.772 KK Segera Disalurkan 

19 Juni 2026 - 10:40 WIB

Trending di Aceh