Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 25 Apr 2021 04:18 WIB ·

Tambak di Langsa Menjamur, Petani Minta Pemko Bangun Pabrik Pakan


 Foto : Pengusaha/Petani tambak M. Isa (baju biru) bersama rekan. Perbesar

Foto : Pengusaha/Petani tambak M. Isa (baju biru) bersama rekan.

Wartanusa.id – Langsa | Budidaya perikanan sistem tambak dan bioflok di Kota Langsa semakin menjamur, sehingga membutuhkan pakan murah dan berkualiatas untuk mengembangkan usaha, petani meminta Pemerintah setempat membangun pabrik.

“Kami minta Pemko Langsa membuat pabrik produksi pakan untuk para petani tambak,” ujar salah seorang petani tambak dan bioflok, M. Isa kepada wartanusa.id. Sabtu malam, (25/04/2021).

Menurutnya, harga pakan di pasar terlalu mahal, mengakibatkan petani kewalahan mencukupi standar umpan untuk ikan atau udang, sehingga hasil panen kurang maksimal.

Foto : Kepala perwakilan BI Aceh (Baju batik)saat mengunjungi tambak M. Isa di Gampong Seuriget Kecamatan Langsa Barat.
Foto : Kepala perwakilan BI Aceh (Baju batik) saat mengunjungi tambak M. Isa di Gampong Seuriget Kecamatan Langsa Barat.

Di samping itu, sambung PS Mahesa panggilan akrabnya, Pemko Langsa melalui dinas terkait juga harus mendata para petani tambak dan bioflok.

Baik yang pelihara ikan bandeng, udang maupun jenis ikan tambak lainnya, untuk memastikan sudah pantas atau tidaknya di bangun pabrik.

“Sudah beberapa kali kami panen udang, namun penghasilan tidak maksimal dikarenakan pengeluaran untuk pakan terlalu besar,” kata mantan kombatan ini.

Untuk itu, ia meminta pemko membangun pabrik pakan di Kota Langsa, agar memastikan ketersediaan pakan dengan harga yang lebih terjangkau, supaya penghasilan petani tambak di Kota Langsa lebih maksimal.

Mahesa memastikan bahwa yang disampaikannya ini menjadi keluhan para pengusaha tambak lainnya.

Sepengetahuannya Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian dan Perikanan ada menganggarkan bantuan mesin pembuat pakan.

“Hanya lagi, perlu ada upaya Pemko Langsa membuat wadah untuk meminta bantuan alat dan mesin agar dapat membangun pabrik pakan di Kota Langsa.”

“Dengan adanya pabrik pakan, selain membantu petani dan pastinya menambah PAD Kota Langsa,” pungkas Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Langsa ini.

Artikel ini telah dibaca 198 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Laboratorium Kateterisasi Jantung RSUD Langsa Berhasil Lakukan Tindakan Perdana Angiografi Vaskuler

2 April 2026 - 18:39 WIB

Prodi KPI IAIN Langsa Terakreditasi Unggul

2 April 2026 - 10:03 WIB

Aparatur Gampong Alue Pineung Timue Kompak Verifikasi Rumah Rusak Korban Banjir Tahap 2

2 April 2026 - 09:54 WIB

Sekdes Gampong Alue Pineung Timue Mulqan Afrizan, SH.

Sekolah Bukan Segalanya: Mengapa Pendidikan Karakter Kita Gagal?

31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Zainuddin, Dosen IAIN Langsa

Program S3 Studi Islam IAIN Langsa Resmi Buka Pendaftaran

30 Maret 2026 - 20:51 WIB

Pasca RDP DPRK Langsa, Melvita Sari Desak Satgas dan OPD Terkait Perkuat Kinerja Tim

25 Maret 2026 - 23:02 WIB

Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, SAB.
Trending di Aceh