Simeulue | Tanpa alasan jelas, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), berencana membatalkan proyek pembanguan jalan lingkar Simeulue yang menjadi kegiatan tahunan yang ada di kabupaten kepulauan itu.
Rencana pembatalan itu mendapat reaksi dari Bupati Simeulue Erli Hasim, SH, S.Ag, M.I.Kom. Menurutnya, pembangunan proyek multiyears tersebut sudah sangat lama dinantikan oleh masyarakat Simeulue. Oleh sebab itu, pihaknya mendesak pembangunannya segera direalisasikan bukan malah berencana dibatalkan.
“Kita minta secepatnya dilakuan pembanguannya, jangan diubah apalagi di batalkan program tersebut” ungkap Erli Hasim, Rabu, 22/07/2020.
Dikatakan Erli Hasim. Proyek jalan lingkar itu sangat dibutuhkan masyarakat, sebab selain dapat menghubungkan antar desa dan kecamatan di Simeulue. Juga, bisa meningkatkan prekonomian di daerah itu.
Selain dari Erli Hasim, penolakan itu juga datang dari berbagai tokoh masyarakat kabupaten paling ujung Sumatra itu. Salah satunya dari Tommy S. Menurutnya, seandainya pihak anggota DPRA membatalkan proyek jalan lingkar Simeulue itu, makan sama saja pihak wakil rakyat itu tidak menganggap ada suara mereka dari Simeulue ini.
” Kalau mereka batalkan, berarti sama saja mereka melukai hati masyarakat mereka di Simeulue ini,” tegas Tommy S.
Penolakan keras juga disampaikan Kasman. Menurutnya, pembangunan jalan itu tidak boleh diputus atau dibatalkan begitu saja. Alasannya, itu tidak terganggu oleh Covid-19, sehingga tidak ada alasan DPRA untuk membatalkannya.
“Anggaran untuk proyek itu memang telah ada, selain itu pembayaran proyek itu juga dikerjakan dulu baru di bayar,” kata Kasman, yang juga menjadi ketua DPC Aspeknas Simeulue itu.(Ai)












