Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 30 Mar 2020 14:30 WIB ·

Bukan Asal Lockdown, Gampong di Banda Aceh Ini Bagikan Sembako untuk Warganya


 Bukan Asal Lockdown, Gampong di Banda Aceh Ini Bagikan Sembako untuk Warganya Perbesar

Pemberlakukan lockdown mandiri untuk pencegahan Virus Corona alias COVID-19 di Gampong (desa) Lambung, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, juga disertai dengan solusi bagi warganya yang dibatasi beraktivitas. Pemerintah gampong setempat menyalurkan kebutuhan sembako untuk seluruh warga.

Pembagian Sembako dilakukan seharian penuh, Minggu (29/3) di Gampong Lambung, menyusul diberlakukannya lockdown mandiri pada Sabtu (28/3). Kebijakan isolasi ini diambil perangkat desa, setelah adanya kasus positif COVID-19 di Kota Banda Aceh.

Sekretaris Gampong Lambung, Hardiansyah, mengatakan seluruh warga yang tercatat sebagai warga Lambung mendapatkan sembako. Tidak ada pemilihan antara mereka yang berasal dari golongan ekonomi lemah mau pun tinggi. “Bagi kita mereka semua pahlawan. Ketika mereka sudah mau tinggal di rumah, mereka layak diberikan,” katanya.

Mengantar Sembako untuk warga Lambung, Banda Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini

Kebijakan lockdown tingkat desa, kata Hardiansyah, sempat menimbulkan kepanikan masyarakat. Melihat hal itu, pemerintahan gampong segera mengambil kebijakan serius. Mereka mengumpulkan pinjaman uang tunai dari para donatur untuk berbelanja sembako.

Pinjaman itu akan dikembalikan saat dana desa nantinya dicairkan. “Logistik ini diperkirakan cukup untuk dua minggu,” katanya.

Rincian sembako yang diberikan adalah beras satu sak, telur satu papan, minyak goreng dan gula satu kilogram. Pembagian sembako dilakukan langsung oleh para pemuda, dengan cara diantarkan dari pintu ke pintu. Sebelum dan usai menerima sembako, petugas akan menyemprotkan hand sanitizer ke tangan penerima sembako.

Pemerintahan gampong membatasi penuh aktivitas masyarakat sebatas di rumah. Jalur keluar masuk desa pun ditutup. Hanya satu pintu utama dari jalur ganda yang dibuka. Siapa pun yang masuk disemprot disinfektan. (Acehkini)

Artikel ini telah dibaca 104 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Langsa Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Jujur dan Akurat

21 Juni 2026 - 15:04 WIB

Jadup Tahap II Pascabencana di Kota Langsa Mulai Disalurkan, Total Anggaran Capai Rp374,6 Miliar

20 Juni 2026 - 20:46 WIB

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana memantau penyaluran Jadup Tahap 2.

Wali Kota Langsa Bersama Masyarakat Sambut Kepulangan Jamaah Haji

19 Juni 2026 - 23:32 WIB

Maju Pilchiksung, Calon 04 Sari Endra Usung Jargon “Karang Anyar Bersatu”, Berikut Visi Misi dan Programnya

19 Juni 2026 - 22:35 WIB

Bantuan Jadup, Stimulan Ekonomi dan Isi Hunian Tahap II di Kota Langsa untuk 31.772 KK Segera Disalurkan 

19 Juni 2026 - 10:40 WIB

P2G Meurandeh Aceh Tetapkan Nomor Urut Calon Geuchik

18 Juni 2026 - 22:36 WIB

Calon Geuchik Gampong Meurandeh Aceh, Kota Langsa.
Trending di Aceh