Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Headlines · 22 Mar 2020 12:58 WIB ·

LawanCOVID-19, Kenali 7 Istilah Saat Mewabahnya Virus Corona Ini


 LawanCOVID-19, Kenali 7 Istilah Saat Mewabahnya Virus Corona Ini Perbesar

Wartanusa.id | Semakin kita memahami, semakin kita dapat bertindak secara cepat dan mampu menyaring informasi untuk diri sendiri serta orang disekitar kita.

Berikut 7 istilah-istilah yang sering kita dengar saat virus corona (covid-19) mewabah:

1. OPD (Orang Dalam Pemantauan)

Orang yang memiliki gejala demam atau gangguan saluran pernapasan ringan dan pernah mengunjungi atau atau yang tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus tersebut.

Selain itu, bisa juga orang sehat yang yang pernah melakukan kontak erat dengan kasus terkonfirmasi COVID-19.

2. PDP (Pasien Dalam Pengawasan)

PDP ialah orang yang pernah memiliki riwayat berkunjung atau tinggal di daerah penularan covid-19 dan memiliki indikasi atau atau diketahui pernah berkontak lansung dengan kasus yang terkonfirmasi atau yang kemungkinan terjangkit Covid-19.

3. Sosial Distancing (Dilarang Berdekatan)

Menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak antar manusia, menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang.

Hal ini dimaksudkan untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit menular dengan mengurangi kemungkinan kontak antara orang terinfeksi dan orang lain tidak terinfeksi, sehingga dapat meminimalkan penularan penyakit, morbiditas dan terutama kematian.

4. Work From Home (Bekerja Dari Rumah)

Bekerja dari rumah demi mengurangi tertular virus Corona.

Setiap orang bisa menyelesaikan pekerjaan kantor dari rumah melalui sistem online apabila memungkinkan. Sama juga halnya dengan sekolah dan ibadah juga dapat dilakukan dari rumah untuk mengurangi resiko tertular virus Corona.

5. Local Transmission (Kasus Dalam Negeri)

Orang atau pasien yang tertular virus Corona didalam wilayah dimana kasus tersebut ditemukan.

Sebagai contoh jika si A dinyatakan positif Corona di Indonesiadan tertularnya pun di Indonesia.

6. Imported Case (Kasus Dari Luar Negeri)

Orang yang dinyatakan positif Corona didalam negeri namun tertular/terjangkit ketika orang tersebut berada di luar negeri dalam suatu kunjungan atau perjalanan singkat.

7. Lockdown (Mengunci Suatu Wilayah)

Mengunci akses masuk maupun atau keluar dari dan ke suatu wilayah/daerah/negara.

Tujuannya adalah agar virus tidak menyebar lebih jauh lagi. Jika suatu wilayah dikunci atau di-lockdown, maka semua fasilitas publik seperti sekolah, transportasi umum, perkantoran bahkan pabrik harus ditutup dalam kurun waktu tertentu. Bahkan aktifitas warganya dibatasi.(FMinaldo)

Artikel ini telah dibaca 177 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wali Kota Langsa Laporkan Bantuan Rumah Rusak Pascabanjir, Menko PMK Tegaskan Pendataan Masih Berlanjut

3 Maret 2026 - 22:56 WIB

Tampilan layar video converence, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana bersama Menteri PMK Pratikno.

Wajah Baru PAN Kota Langsa, Melvita Sari Ketua Terpilih

15 Februari 2026 - 18:27 WIB

Jaksa Geledah Dinas PUPR Langsa

2 Januari 2026 - 16:10 WIB

Wali Kota Langsa Ambil Alih Pengelolaan Perumda AM Tirta Kemuning

16 Desember 2025 - 01:58 WIB

Korban Banjir Aceh Tamiang Mulai Diserang Penyakit, Butuh Obat dan Air Bersih

8 Desember 2025 - 09:57 WIB

Salah satu titik pasca banjir di Aceh Tamiang.

KOPAZKA Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Banjir Aceh

7 Desember 2025 - 12:47 WIB

Trending di Aceh