Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 26 Feb 2020 22:32 WIB ·

YIDH Lirik Sektor Kelautan dan Pertanian di Aceh Timur


 YIDH Lirik Sektor Kelautan dan Pertanian di Aceh Timur Perbesar

Wartanusa.id – Aceh Timur | Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (YIDH) lirik 2 sektor potensi yang unggul di Aceh Timur untuk berinvestasi dan mengentaskan angka kemiskinan.

“Kabupaten Aceh Timur merupakan wilayah kaya akan potensi alamnya. Saat ini, pihaknya tengah melirik dua sektor unggul yakni Kelautan dan Pertanian,” imbuh Manager Investasi YIDH Zufitra Agusta usai melakukan pertemuan dengan Bupati Aceh Timur di Aula Dekranasda, Rabu (26/02/2020).

Untuk membantu pengelolaan itu, kata Agus, tahap awal pihaknya akan melakukan mapping yang matang untuk melihat sektor apa yang paling potensial. Untuk keberlanjutannya nanti kita lihat kesiapan Pemerintah Aceh Timur.

YIDH memiliki prospek jangka panjang dalam berinvestasi, selain memberikan modal mereka juga memiliki konsep pembinaan dalam mencerdaskan para petani.

Kemudian YIDH juga menawarkan konsep proteksi (melindungi) hutan dan menjaga ekosistem didalamnya serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“YIDH  berinisiatif membantu  pembiayaan yang berkelanjutan. Kita tidak datang setelah masuk kemudian kita tinggal begitu saja. Tapi selain pemodal kita memiliki misi learning (pembelajaran) baik dalam pengelolaan uang, dan peningkatan produktifitas lahan bagi para petani,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan membawa mitra pembeli yang nantinya akan menampung hasil para petani di Aceh Timur.

Kedepan, lanjut Agus, YIDH akan siap berinvestasi dengan anggaran awal 2, 5 juta hingga 4 Juta EUR atau setara 50 Milyar hingga 70 milyar.

“Nantinya kami meminta penanggung jawab di daerah untuk membuat proposalnya berapa kebutuhannya. Namun sementara batas maksimum usulan 4 juta EUR,” pungkasnya.

Sementara itu, menanggapi itu Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib, SH menyambut baik upaya YIDH berinvestasi di Aceh Timur.

Program ini tentunya sangat diharapkan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi petani nantinya. “Pemerintah Aceh Timur membuka ruang serta mendukung penuh investasi ini,” kata Bupati.

Menurut Bupati selain misi berinvestasi YIDH juga akan memberi solusi kepada petani di pedalaman Aceh Timur yang saat ini sedang konflik dengan satwa gajah.

“Angka konflik gajah dengan petani  diakui memang tinggi seperti di Seumanah jaya. Maka Pemerintah bersama IDH nantinya akan masuk mencari cara baik dari pembiayaan petani dan mencari alternatif tanaman lain yang tidak di sukai oleh gajah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Rocky juga menawarkan ketertarikannya pada penanaman kopi robusta. Sebab tanaman ini tumbuh subur serta menjanjikan bagi kesejahteraan petani.

“Potensi kopi robusta di kawasan Lokop sangat banyak. Maka kedepan dengan mengandingkan IDH kita akan fokus menanam seluas-luasnya sehingga kedepan Aceh Timur punya produk penghasilan kopi sendiri,” pungkas Bupati.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Forum Konservasi Leuser (FKL), Perwakilan beberapa Kepala OPD dan para Kepala Bagian dalam Sekretariat Kabupaten Aceh Timur. (Hasan Basri Maken)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPRK Langsa Muhammad Syahputra Gelar Reses

23 Juni 2026 - 21:33 WIB

Polres Langsa Sertijab Enam Perwira

23 Juni 2026 - 17:14 WIB

Polisi Bekuk Delapan Pencuri Granit RS Regional Langsa

22 Juni 2026 - 10:23 WIB

Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Langsa Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Jujur dan Akurat

21 Juni 2026 - 15:04 WIB

Jadup Tahap II Pascabencana di Kota Langsa Mulai Disalurkan, Total Anggaran Capai Rp374,6 Miliar

20 Juni 2026 - 20:46 WIB

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana memantau penyaluran Jadup Tahap 2.

Wali Kota Langsa Bersama Masyarakat Sambut Kepulangan Jamaah Haji

19 Juni 2026 - 23:32 WIB

Trending di Aceh